Breaking News:

Virus Corona di Malang

Dua Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Pengadilan Negeri Malang Kelas I A Ditutup Sementara

Kantor Pengadilan Negeri Malang Kelas I A di Jalan Ahmad Yani, Kota Malang ditutup selama 3 hari pasca dua pegawai positif Covid-19.

Freepik
ILUSTRASI Berita tentang Kantor Pengadilan Negeri Malang Kelas I A di Jalan Ahmad Yani, Kota Malang ditutup selama 3 hari pasca dua pegawai positif Covid-19. 

Reporter: Kukuh Kurniawan I Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kantor Pengadilan Negeri Malang Kelas I A di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ditutup selama 3 hari pasca dua pegawainya terpapar Covid-19, Senin (19/4/2021).

Seperti sebelumnya, Pengadilan Negeri Malang Kelas I A juga pernah melakukan penutupan sementara pada Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Resep Sup Buncis Sayap hingga Sayur Bobor Campur yang Enak dan Mudah, Menu Berkuah untuk Buka Puasa

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Senin 19 April 2021 Wilayah Sumenep Bangkalan Pamekasan & Sampang, Ada Doa Berbuka

Baca juga: SMPN 3 Kota Malang Siapkan Ruang Isolasi Khusus bagi Siswa yang Sakit hingga Miliki Gejala Covid-19

Baca juga: Terapkan Prokes, 80 Persen SD dan SMP di Kabupaten Gresik Jalani Pembelajaran Tatap Muka Hari Ini

Karena saat itu terdapat 20 orang di lingkungan pengadilan, yang dinyatakan positif virus Covid 19.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Malang Kelas I A, Djuanto mengatakan penutupan itu kembali dilakukan, karena ada dua orang pengawai PN Malang terpapar virus Covid 19.

"Ya memang benar, kami melakukan lockdown selama 3 hari. Terhitung mulai Senin (19/4/2021) hingga Rabu (21/4/2021)," ujarnya kepada TribunMadura.com.

Namun dirinya belum memberikan rincian secara detail, dua pegawai yang terpapar Covid 19 itu bekerja di bagian apa. Termasuk saat ditanya, apakah dua pegawai yang terpapar Covid 19 itu sudah divaksin atau belum.

"Untuk soal itu (vaksin), belum tahu ya. Kami masih tanyakan dulu," jujurnya.

Meski begitu, Pengadilan Negeri Malang Kelas I A tetap memberikan pelayanan hukum. Yaitu layanan perpanjangan penahanan dan pengajuan upaya hukum (banding, kasasi, peninjauan kembali).

"Untuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PTSP, dijalankan melalui PTSP online. Hal tersebut dapat diakses melalui website PN Malang. Sedangkan untuk layanan sidang pidana pembacaan putusan secara teleconference dan perdata E-Litigasi,  tetap berlanjut," pungkasnya.

Simak artikel lain terkait Madura

Simak artikel lain terkait Kota Malang

Simak artikel lain terkait Jawa Timur

FOLLOW US:

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved