Breaking News:

Berita Mojokerto

Polisi sampai Terenyuh Mendengarnya, Pengakuan Ibu Gendong Bayi Nyolong Motor Anak Kos di Mojokerto

Janda satu anak di Mojokerto mencuri sepeda motor di rumah kos sambil membawa bayinya. Alasan di baliknya bikin polisi terenyuh.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
WI (40) saat menceritakan alasannya mencuri sepeda motor di rumah kos Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari. Kabupaten Mojokerto, Selasa (13/4/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang ibu rumah tangga berinisial WI (40) ditangkap Unit Reskrim Polsek Mojosari.

WI merupakan emak-emak pelaku kejahatan pencurian sepeda motor di rumah kos Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari. Kabupaten Mojokerto.

Aksi pencurian itu dilakukan janda satu anak saat menggendong bayinya dan sempat terekam CCTV rumah kos.

Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi menjelaskan, pihaknya menangkap pelaku saat bersama anaknya di dalam rumah kos di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Sabtu (17/4) sekitar pukul pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Hamil di Luar Nikah, Gadis Ponorogo Lahirkan Bayi di Kamar Mandi, Potongan Kayu Akhiri Nyawa Anaknya

Baca juga: Sambil Gendong Anak, Dua Emak-Emak di Mojokerto Curi Sepda Motor Anak Kosan, Aksinya Terekam CCTV

Baca juga: Hendak Panen Padi di Sawah, Petani asal Blitar Tak Sengaja Temukan Tetangga Tergeletak Tak Bernyawa

Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatanya telah membawa kabur motor Honda Beat warna merah AG 4916 ZN milik Aulia Nur Pratiwi penghuni kos, Selasa (13/4/2021).

Dia beralasan terpaksa mencuri motor karena terhimpit kebutuhan ekonomi dan biaya berobat anak yang sedang sakit.

"Jadi saat mencuri itu kondisi anaknya sedang sakit dan rencananya hasilnya akan dipakai untuk beli susu dan biaya berobat bayinya yang berusia sekitar satu tahun karena sakit tipes, demam tinggi," ungkapnya, Selasa (20/4/2021).

Heru mengatakan, pelaku seorang janda bekerja sebagai tukang cuci keliling ini ketika ditangkap mengeluh anaknya dalam kondisi.

Petugas Kepolisian merasa iba akhirnya membawa anak pelaku untuk berobat ke rumah sakit. Mereka juga membelikan susu formula untuk anak pelaku.

"Anggota saya justru sempat membawa anak pelaku ke rumah sakit karena memang sedang sakit kondisinya saat itu demam," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved