Breaking News:

Berita Surabaya

Preman Kampung Surabaya ini Berhentikan Sopir Truk di Jalanan, Bawa Senjata Tajam Takuti Korbannya

Lima preman di Surabaya ini meresahkan para sopir truk karena sering mengancam korban menggunakan senjata tajam.

TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Rilis kasus Operasi Pekat di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebanyak lima orang ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya karena melakukan pemerasaan dan pungli di jalanan.

Kelima preman yang ditangkap itu masing-masing yakni, SP (33), MJ (35), NM (29), SG (27), dan JS (40).

Mereka ditangkap setelah kepergok polisi melakukan pemerasan terhadap para sopir truk di Jalan Margomulyo dan sekitar Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca juga: Bendahara Umum IKA PMII Jatim Ibaratkan PMII sebagai Batang Pohon Raksasa, Ungkap Makna Terdalamnya

Baca juga: Jejak Tikus Ditemukan di Tempat Penjualan Oleh-Oleh di Tulungagung saat Razia Makanan Jelang Lebaran

Baca juga: Dibungkus Tas Plastik, Bayi Perempuan Hanyut di Aliran Sungai Kota Malang, Kondisinya Mengenaskan

"Modusnya dengan cara menghentikan kendaraan terutama truk dengan membawa sajam untuk menakuti korban," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ghanis Setyaningrum, Selasa (20/4/2021).

Dalam sehari, para pelaku itu mengumpulkan uang tak kurang dari Rp 200 ribu dari aksinya tersebut.

"Uangnya digunakan untuk kebutuhan hidup katanya," imbuh Ghanis.

Selain premanisme, polisi juga mengungkap perjudian yang juga masuk dalam operasi pekat tersebut.

"Kami juga amankan judi, ada judi togel, sotel, kyu kyu, judi remi dan judi online," kata dia.

"Sementara untuk perkara narkoba dimulai dari menjual, memiliki dan perantara narkoba" tambahnya.

Untuk barang bukti dari kasus judi pihak kepolisian mengamankan dua buah koin Rp 50 untuk judi sotel, satu buah atm gpn dan bukti struk tranfer link.

Lalu, ada empat lembar print out untuk judi kyu kyu, sebuah buku rekapan berisi nomer togel dan lain lainnya.

Baca juga: Masih Belia, Wanita ini Datang ke Luar Kota untuk Jajakan Diri Jadi PSK, Beroperasi saat Ramadan

Baca juga: Aksi Pembunuhan Tokoh Masyarakat Madura Berawal Bunyi Klakson, Korban Sempat Tantang Pelaku Berduel

Baca juga: Tiga Titik Penyekatan di Bojonegoro Mulai Perbatasan Cepu hingga Gondang, Cegah Mudik Lebaran 2021

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved