Breaking News:

Berita Gresik

Bocah 9 Tahun Penjual Sate Kol Gresik Menangis Sambil Jalan Kaki, Tak Dijemput sampai Tengah Malam

Bocah 9 tahun penjual sate kol menangis sambil jalan kaki di Perumnas Kota Gresik. Ia ditinggal ibu dan kakaknya berjualan sampai tengah malam.

Pendim 0817/Gresik
Serma Rudianto menolong bocah 9 tahun penjual sate kol asal Mojokerto yang menangis sambil jalan kaki di Perumnas Kota Gresik. Raja ditinggal ibu dan kakaknya berjualan sampai tengah malam. 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK – Seorang bocah berusia sembilan tahun menangis sambil berjalan kaki di Jalan Raya Cangkir, Kecamatan Driyorejo.

Bocah bernama Raja tersebut adalah penjual sate kol di wilayah Perumnas Kota Baru Driyorejo.

Raja berasal dari Desa Karangasem, Kecamatan Gedeg, Mojokerto.

Setiap harinya, siswa sekolah dasar (SD) tersebut membantu orang tuanya untuk berjualan sate Kol di Perumnas Kota Baru Driyorejo pada pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, Raja diantar ibu dan kakaknya dengan menggunakan sepeda motor menuju ke lokasi jualan.

Baca juga: Mencetak Generasi Qur’ani Desa Jaddih Kabupaten Bangkalan Melalui Lomba Hafalan Juz Amma Usia Anak

Baca juga: Ungkapan Syukur Warga Terdampak Gempa di Malang Kala Menerima Bantuan Rumah Darurat Tanggap Bencana

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib di Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, Sabtu 24 April 2021

Baca juga: Nathalie Holscher Pergi dari Rumah Sule, Putri Delina: Buat yang Bilang Bego, Jahat, Terima Kasih

Kemudian ditinggal berjualan sendiri lantaran kakak dan ibunya juga berjualan sate kol di Karangpilang, Kota Surabaya.

Sampai dengan tengah malam ternyata Raja tak kunjung dijemput oleh Kakak dan Ibunya, sehingga dirinya mencari tebengan kendaraan bermotor yang lewat untuk diantarkan ke Pertigaan Koramil 0817/01 Driyorejo.

Kemudian setelah turun dari kendaraan, bocah 9 tahun itu merasa bingung dan ketakutan sehingga menangis sejadi-jadinya dan menarik perhatian piket Koramil pada hari itu Serma Rudianto.

Ketika ditanya anggota, Raja pun menceritakan kejadiannya, mengetahui kondisi anak tersebut lelah dan mengantuk si anak dibiarkan beristirahat sejenak.

Saat itu, Serma Rudianto berkoordinasi dengan rekan yang lain Peltu Mat Untung  serta Serda Agus Riyono yang punya kendaraan mobil untuk digunakan mengantarkan si anak pulang ke rumahnya di Desa Karangasem Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Setiba di rumah Raja, ketiga Prajurit Koramil 0817/01 Driyorejo langsung diterima langsung oleh ayahnya yang bernama Heru (37).

Anggota memberikan nasehat kepada orang tuanya, walaupun dalam kondisi serba kekurangan.

Pihaknya meminta orang tua bijaksana tidak menyuruh anaknya untuk berjualan yang jauh dari rumah.

“Awalnya saya mengetahui si Raja di pertigaan jalan ini sedang menangis sejadi-jadinya lalu saya hampiri dan menanyakan, akhirnya dirinya menceritakannya kronologi kejadiannya. Merasa kasihan akhirnya saya ajak ke Koramil selanjutnya saya berkoordinasi dengan rekan yang memiliki mobil dengan niatan akan mengantarkan pulang. Karena alamatnya cukup jauh dari sini," ucap Serma Rudianto, Sabtu (24/4/2021).

Pihaknya tersentuh hati melihat perjuangan seorang anak di bawah umur yang berjuang demi sesuap nasi.

Diketahui ayah Raja adalah seorang kuli bangunan yang terkadang berkerja terkadang tidak kerja.

Keluarga mereka dihadapkan dengan kebutuhan hidup di situasi Pandemi cari uang susah namun kebutuhan hidup tidak terbendung terlebih lagi mendekati Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

"Tersentuh hati saya karena tidak tega dengan nasib si anak yang malang ditinggal oleh Kakaknya yang baru kelas 6 SD dan Ibunya yang berjualan keliling Sate Kol yang juga hidupnya serba kekurangan. Yang mana anak kecil tersebut menangis  sejadi-jadinya tidak tau harus minta tolong kepada siapa, apalagi dihadapankan dengan maraknya penculikan anak dibawah umur di situasi Pandemi saat ini," paparnya.

“Dengan kejadian seperti ini saya sampaikan kepada seluruh orang tua, agar diawasi  dan lebih diperhatikan putra dan putrinya. jangan sembrono seperti kejadian ini karena melihat kejadian seperti ini miris sekali, apalagi anak sekecil itu ditinggal untuk berjualan sendiri dilokasi yang jauh dari rumah," pungkasnya.

Baca juga: Kepincut Daun Muda, Ustaz Abdul Somad Dikabarkan Akan Menikahi Gadis Jombang yang Berusia 19 Tahun

Baca juga: Ramalan Zodiak Terbaru Minggu 25 April 2021, Taurus Keluarkan Banyak Uang, Capricorn Jangan Tertipu

Baca juga: Kadishub Jatim Tegaskan Mudik Lebih Awal Diperbolehkan, Penyekatan Larangan Mudik Berlaku 6 Mei 2021

Baca juga: Login eform.bri.co.id/bpum, Berikut Cara Cek Nama Penerima Bantuan UMKM Rp 1,2 Juta Cukup Pakai KTP

FOLLOW US:

Simak artikel lain terkait human interest story

Simak artikel lain terkait Kabupaten Gresik

Simak artikel lain terkait Jawa Timur

Penulis: Willy Abraham
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved