Berita Pamekasan

Cerita Dokter RSUD Pamekasan yang Tangani Pasien BPJS Kesehatan, Sering Dapat Oleh-Oleh dari Pasien

Ary Yanuar, Dokter RSUD Pamekasan mengaku kepuasan pasien merupakan kunci utama untuknya memberikan pelayanan pada peserta Jaminan Kesehatan Nasional.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Dokter Ary Yanuar saat memeriksa salah satu pasien yang memakai layanan Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) di RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, Madura, Senin (26/4/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Menjadi Dokter Praktik Perorangan (DPP) yang bermitra dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberi kesan tersendiri bagi Dokter Ary Yanuar.

Dokter yang sudah tujuh tahun bermitra dengan BPJS Kesehatan untuk melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) ini mengaku kepuasan pasien merupakan kunci utama untuknya memberikan pelayanan kesehatan.

“Jadi ketika kita memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan pasien puas, hubungan emosional antara dokter dan pasien itu juga akan terbentuk dengan baik," kata Dokter Ary Yanuar, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Secercah Harapan 3 Anak Awak KRI Nanggala 402 di Bojonegoro, Khoirul Faizin: Berharap Pulang Selamat

Baca juga: Ini Sosok Fatimah Gadis 19 Tahun Calon Istri Ustaz Abdul Somad, Lulusan Ponpes Gontor Asal Jombang

Baca juga: Login eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id, Cek Daftar Nama Penerima Banpres BPUM BLT UMKM 2021

"Sehingga antara saya dengan pasien yang kebanyakan berasal dari peserta BPJS Kesehatan itu sudah seperti saudara sendiri. Kadang dari pasien itu ada yang tiba-tiba kirim masakan atau oleh-oleh, karena sudah merasa dekat,” tambahnya.

Menurut Dokter yang akrab disapa Ary ini, dalam memberikan pelayanan kepada pasien, seorang dokter dituntut untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi yang ada. 

Terlebih di masa pandemi ini yang diwajibkan menerapkan protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan, namun pelayanan kesehatan kepada pasien harus tetap berjalan dengan optimal.

“Sekarang ini sudah ada Mobile Faskes di aplikasi Mobile JKN, saya sudah optimalkan Mobile JKN Faskes. Selain itu saya juga layani untuk konsultasi peserta BPJS Kesehatan lewat WhatsApp," bebernya.

"Harapannya bisa mengurangi resiko penyebaran Covid-19 melalui kontak langsung antara pasien,” ujar Dokter yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas di Kabupaten Pamekasan ini.

Ary berpesan agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat dan menjadikan kesehatan sebagai kebutuhan pokok. 

Selain itu, di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ini, dirinya mengingatkan agar masyarakat tetap patuh dengan protokol kesehatan.

“Jadi pola hidup sehat harus dijalankan. Atur pola makan, olahraga yang cukup. Supaya kita terhindar dari penyakit yang sebenarnya bisa dicegah misalnya diabetes, darah tinggi, jantung," peringatnya.

"Selain itu tentunya tetap patuhi protokol kesehatan. Jangan sampai lengah meskipun sudah di vaksin,” imbuhnya.

Ary juga berharap, Program JKN – KIS dapat berjalan semakin baik. 

Sehingga Program yang telah dijalankan sejak 01 Januari 2014 ini terus memberikan manfaat bagi peserta, maupun pemangku kepentingan dalam Program JKN.

“Yang jelas adanya JKN ini telah membawa manfaat besar bagi masyarakat, meskipun penyempurnaan harus terus dilakukan," sarannya.

"Saya paham benar bagaimana masyarakat itu bisa merasakan pelayanan di Puskesmas atau Rumah Sakit tanpa harus memikirkan biaya lagi, dan ini sesuatu yang sangat positif. Mudah-mudahan program ini semakin baik, dan tentunya memberikan manfaat untuk semua pihak,” pungkasnya.

Simak artikel lain terkait Kabupaten Pamekasan
Simak artikel lain terkait Madura
Simak artikel lain terkait RSUD Pamekasan

FOLLOW US:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved