Berita Sidoarjo

Penyekatan di Sidoarjo Dimulai 6 Mei 2021, Kendaraan dari Luar Wilayah Aglomerasi Diperiksa Petugas

Penyekatan wilayah di Kabupaten Sidoarjo bakal dimulai Kamis (6/5/2021). Warga di luar aglomerasi dilarang melintas.

Penulis: M Taufik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK
Petugas melakukan pemeriksaan di exit tol Sidoarjo saat hari pertama pemberlakuan PSBB di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (28/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Penyekatan wilayah di Kabupaten Sidoarjo bakal dimulai Kamis (6/5/2021) mendatang.

Ada sejumlah titik yang bakal dijaga ketat oleh petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan dalam penyekatan di Sidoarjo tersebut.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji mengatakan, penyekatan di Sidoarjo bakal lebih banyak di kawasan selatan atau wilayah yang berdekatan dengan Pasuruan.

"Karena dalam pembatasan mudik kali ini, skemanya tidak per kabupaten. Tapi sistem aglomerasi, semacam rayon," ujar Kombes Pol Sumardji, Senin (3/5/2021).

Dalam pembatasan mudik kali ini, Kabupaten Sidoarjo berada dalam satu rayon dengan Surabaya, Gresik, Lamongan, Mojokerto, dan Bangkalan

Baca juga: Masuk Wilayah Aglomerasi, Warga Blitar, Kediri, Tulungagung Trenggalek dan Nganjuk Boleh Mudik Lokal

Artinya, warga di wilayah ini dibolehkan tetap beraktivitas Lebaran dalam satu rayon ini.

Karena itulah, fokus penyekatan wilayah dilaksanakan di kawasan selatan. Termasuk di Porong, tol Tanggulangin, tol Gempol, dan sekitarnya.

Selain itu, juga bakal ada penyekatan di kawasan Waru.

"Bakal didirikan posko di titik penyekatan. Warga yang ketahuan mudik dari luar wilayah akan disuruh putar balik," tutur dia.

"Selain itu, secara acak juga dites. Jika berpotensi kena covid-19 langsung dibawa ke tempat isolasi," lanjut Sumardji.

Penyekatan wilayah itu bakal berlangsung sampai 17 Mei 2021 mendatang.

Selama itu, pos penjagaan akan sangat ketat.

Baca juga: Jalur Masuk Menuju Mojokerto Dijaga Ketat Jelang Larangan Mudik, Plat Luar Kota Diminta Putar Balik

Semua warga dari luar atau yang hendak keluar akan diperiksa oleh petugas gabungan.

"Penyekatan ini tujuannya adalah antisipasi. Jangan sampai, kondisi covid-19 yang sudah mereda ini kembali tinggi gara-gara aktivitas masyarakat antarwilayah," kata dia.

Kendati penyekatan baru mulai Kamis mendatang, beberapa hari belakangan polisi juga aktif menggelar patroli.

Kendaraan berplat luar kota yang melintas di Kabupaten Sidoarjo diperiksa petugas.

Jika ternyata warga yang mudik, langsung diputar balik.

Selain itu, petugas juga rajin melakukan sosialisasi ke berbagai lokasi tentang larangan mudik. Termasuk di stasiun, terminal, dan sejumlah lokasi strategisainnya.

Tak hanya itu, sosialisasi melalui media sosial juga terus digalakkan. Termasuk dengan menggandeng influencer-influencer ternama, mengajak masyarakat untuk menahan diri, tidak mudik pada lebaran tahun ini.(ufi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved