Breaking News:

Idul Adha 2021

MUI Sumenep Beri Penjelasan Terkait Hewan Kurban Hingga Pelaksanaan Salat Ied di Idul Adha 2021

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep, Mustofa menerangkan soal syarat hewan yang bisa untuk berkurban sesuai hukum syariat.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Pedagang hewan kurban jelang Idul Adha 2021 di Jalan Raya Urip Sumoharjo, Kabupaten Sumenep, Senin (12/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Hari Raya Idul Adha 2021 kali ini masih diselimuti pandemi Covid-19.

Hal ini membuat pemerintah menerapkan aturan khusus terkait pelaksanaan Idul Adha di tengah pandemi.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep, Mustofa menerangkan soal syarat hewan yang bisa untuk berkurban sesuai hukum syariat.

"Seperti biasa hukumnya berkurban itu sunnah," kata Mustofa saat dikonfirmasi pada Jumat (16/7/2021).

Namun menurutnya, tidak semua hewan bisa dijadikan hewan kurban.

Secara ilmu fiqih katanya, adapun syarat diantaranya, usisa hewan dan hewan tidak cacat.

"Seperti biasa yang telah diatur dalam fiqih," katanya.

Baca juga: Seruan Tak Toron atau Jangan Mudik saat Idul Adha Diserukan MUI dan Polres Bangkalan, Simak Alasan

Esensi dari kurban kata Mustofa, yakni  mendekatkan diri kepada Allah SWT seperti pada sejarah awal perintah berkurban kepada Nabi Allah Ibrahim untuk menyembelih anaknya.

Selama PPKM Darurat Covid-19 ini, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban katanya tetap dengan protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved