Breaking News:

Wabah Virus Corona

Covid-19 Varian Lambda, Apa Lebih Menular daripada Varian Delta? Simak Uji pada Vaksin Sinovac

empat varian Covid-19 lainnya, yaitu Eta, Iota, Kappa, dan Lambda, yang telah ditetapkan sebagai varian yang diminati atau variants of interest (VOI).

Editor: Aqwamit Torik
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ILUSTRASI virus corona COVID-19. 

TRIBUNMADURA.COM - Covid-19 sudah bermutasi beberapa kali semenjak pandemi dimulai.

Beberapa varian yang lebih menular dan mematikan juga mulai teridentifikasi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini mengklasifikasikan empat mutasi Covid-19 dalam varian yang mengkhawatirkan atau variant of concern (VOC), yaitu Alfa, Beta, Gamma, dan Delta.

Juga ada empat varian lainnya, yaitu Eta, Iota, Kappa, dan Lambda, yang telah ditetapkan sebagai varian yang diminati atau variants of interest (VOI).

Dilansir Al Jazeera, dalam beberapa minggu terakhir penyebaran cepat terjadi pada varian Lambda.

Varian Lambda yang pertama kali terdeteksi di Peru, telah menarik menarik perhatian berbagai ahli.

Varian Lambda saat ini merupakan varian dominan di negara Andes, yang memiliki tingkat kematian virus corona per kapita tertinggi di dunia.

Varian Lambda juga telah menyebar ke setidaknya 28 negara lain termasuk Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, dan Inggris.

Berikut ini hal yang perlu diketahui mengenai varian Covid-19 Lambda:

Di mana dan kapan pertama kali terdeteksi?

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved