Breaking News:

Berita Mojokerto

Diduga Tabung Elpiji Bocor, Rumah di Kota Mojokerto Hancur, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

ledakan keras menghancurkan sebuah rumah Nomor 51, di Jalan Karyawan Baru, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Sebuah rumah hancur akibat ledakan diduga dari kebocoran tabung gas elpiji di di Jalan Karyawan Baru, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Ledakan keras menghancurkan sebuah rumah Nomor 51, di Jalan Karyawan Baru, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Peristiwa ledakan yang diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji tersebut terjadi pada, Minggu (12/9/2021) dini hari sekitar 01.00 WIB.

Akibat ledakan itu merusak dapur, ruangan lantai dua dan menghancurkan bagian depan rumah bahkan puing-puing kaca berserakan hingga ke jalan raya.

Cipto (39) warga setempat mengaku terjadi satu kali ledakan keras dari rumah tetangganya yang berada persis di samping kediamannya tersebut.

"Ada ledakan keras banget bahkan kaca rumah semburat ke jalan raya kondisinya sepi dini hari," ungkapnya di lokasi kejadian," Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Polisi Periksa Istri dan Anak Korban Ledakan Bom Bondet di Pasuruan

Sontak, warga setempat mendatangi sumber suara ledakan. Anak pemilik rumah Riky Wibowo yang berada di lantai dua turun ke bawah dan melaporkan kejadian ini ke Polresta Mojokerto sekitar pukul 01.30 WIB. Di dalam rumah dihuni tiga orang yaitu anak dan kedua orang tuanya.

"Penyebab ledakan itu kita tidak tahu kalau tabung elpiji dan regulator gas dalam kondisinya bagus," ucap Cipto.

Riki Wibowo anak pemilik rumah, mengatakan dia berada di lantai dua ketika terjadi ledakan. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ledakan ini.

"Penyebab ledakan belum pasti tadi analisa petugas dari dapur tapi kita tidak tahu kalau kondisi tabung gas dan selang regulator masih utuh, aman tidak ada yang luka-luka," jelasnya.

Kasatreskrim Polresta Mojokerto, IPTU Hari Siswanto menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan keras di salah satu rumah warga tersebut. Pihaknya memasang garis Police Line guna membatasi masyarakat tidak mendekat ke lokasi kejadian.

"Kami masih menunggu hasil Olah TKP Tim Lapfor Polda Jatim guna memastikan penyebab ledakan di rumah warga Jalan Karyawan tersebut," bebernya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved