Breaking News:

Berita Malang

Tembok dan Pagar Rumah di Kota Malang Ambruk tanpa Sebab, Timpa Ibu dan Anak tak ada Korban Jiwa

Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba tembok dan pagar rumah milik Ansori mendadak ambruk.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Reruntuhan tembok dan pagar rumah milik Ansori, masih menutupi Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 1 RT 7 RW 2, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (14/11/2021). 

TRIBUNMADURA.COM,  MALANG - Sebuah tembok beserta pagar rumah milik seorang warga di Kota Malang mendadak ambruk. Reruntuhan tembok dan pagar rumah itu, kemudian menimpa seorang ibu beserta dua anaknya yang sedang menaiki sepeda motor.

Dari informasi yang dihimpun TribunJatim.com, kejadian itu terjadi pada Minggu (14/11/2021) sekitar pukul 20.00 WIB, di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 1 RT 7 RW 2, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kapolsek Klojen, AKP Domingos Ximenes menjelaskan tentang kejadian tersebut.

"Saat itu, korban yang bernama Anita Angelika (38), warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang I No. 251 A, sedang membonceng kedua anaknya yang berinisial AA (11) dan AW (1,4). Mereka bertiga menaiki sepeda motor Honda Revo nopol N-6902-BAW," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba tembok dan pagar rumah milik Ansori mendadak ambruk.

Baca juga: Korban Meninggal Bertambah menjadi 3 Orang saat Pohon Tumbang Timpa Warung di Trawas

Akibatnya, mereka bertiga jatuh dan tertimpa reruntuhan tembok dan pagar rumah tersebut. Tak lama kemudian, warga sekitar langsung menolong ketiga korban tersebut.

"Mereka bertiga mengalami luka-luka. Untuk korban Anita Angelika dan AW, mengalami luka ringan. Sedangkan untuk korban berinisial AA, mengalami luka cukup serius pada bagian kaki. Ketiga korban telah dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," terangnya.

Saat ini, jalan di sekitar lokasi kejadian dilakukan penutupan sementara waktu. Hal itu dilakukan, untuk mempermudah proses penanganan reruntuhan tembok dan pagar rumah yang masih menutupi jalan.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kota Malang, Damkar Kota Malang, Inafis Polresta Malang Kota, dan dinas terkait lainnya. Untuk penyebab pasti kejadian tersebut, masih dalam penyelidikan. Namun diduga, kejadian itu terjadi karena tanah di bawah pondasi tembok mengalami longsor," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved