Breaking News:

Berita Sampang

Bupati Slamet Junaidi Siap Tanggung Nasib Mantan Pengikut Syiah di Sampang

Tidak hanya cepat atau tidaknya realisasi pemulangan, adapun tempat tinggal dan pekerjaan mereka juga akan diperjuangkan

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Bupati Sampang Slamet Junaidi 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Nasib mantan penganut Syiah dalam rencana pemulangan ke kampung halamannya di Kabupaten Sampang, Madura sangat diperhitungkan oleh pemerintah daerah.

Tidak hanya cepat atau tidaknya realisasi pemulangan, adapun tempat tinggal dan pekerjaan mereka juga akan diperjuangkan.

Sebab, dari sekitar 25 KK yang akan dipulangkan pada kloter pertama tersebut, hanya sebagian yang rampung membangun rumah di kampung halamannya, tepatnya di Desa Blu'uran dan Desa Karanggayam.

Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) atas nasib para mantan penganut Syiah nantinya setelah tiba di Kota Bahari.

Dalam hal ini, pihaknya meminta bantuan kepada Pemprov Jatim untuk menyiapkan perumahan atau Rumah Layak Huni (RLH) bagi mereka.

Baca juga: Penjemputan Puluhan Warga Sampang Mantan Penganut Syiah Tunggu Keputusan Gubernur Khofifah

Namun, masih belum ada kepastian, mengingat jawaban atas bantuan RLH belum dilayangkan oleh Pemprov Jatim.

"Jika Pemprov Jatim masih menarik ulur, maka kami siap mengambil seluruhnya, kami pun siap menggunakan dana pribadi demi nasib warga kita," ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta bantuan agar warga mantan penganut Syiah diakomodir untuk dicarikan pekerjaan, misal didistribusikan ke pabrik atau lapangan pekerjaan lainnya.

"Misalkan per KK, satu atau dua orang ditarik untuk memperoleh pekerjaan agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari," terang pria yang akrab disapa Haji Idi itu.

Lebih lanjut, terkait target dalam pemulangan mantan penganut Syiah ini, pihaknya menginginkan semua warga yang saat ini mengungsi di Rusun Jemundo, Sidoarjo dapat dipulangkan semua melalui koordinasi dengan para ulama di Sampang.

Akan tetapi, sementara ini pihaknya akan fokus terlebih dahulu ke pemulangan tahap pertama, sekitar 25 KK.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved