Wabah Virus Corona

Jangan Terlena Karena Gejalanya, Omicron Berdampak Buruk Bagi Tubuh, Lebih Berbahaya Dibanding Delta

Meski tidak menimbulkan gejala seberat varian Delta, Covid-19 varian Omicron tak boleh sepelekan.

Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Seorang Nakes Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya sedang melakukan pembersihan tempat tidur pasien, Rabu (29/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM - Indonesia tengah menghadapi Covid-19 gelombang ketiga.

Kasus Covid-19 yang tengah meluas di masyarakat adalah varian Omicron.

Covid-19 varian Omicron diklaim menular lebih cepat dibanding varian Delta.

Namun, virus SARS-Cov-2 varian Omicron tidak menimbulkan penyakit Covid-19 seberat varian Delta.

Hal itu dikatakan Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban.

Zubairi Djoerban menuturkan, meski tidak menimbulkan gejala seberat varian Delta, Covid-19 varian Omicron tak boleh sepelekan.

Ia mengatakan bahwa Covid-19 varian Omicron tetap berbahaya bagi kesehatan.

Bahkan, tak bisa dipungkiri, varian Omicron juga menimbulkan gejala penyakit berat bagi beberapa kelompok hingga menyebabkan kasus kematian.

"Spektrum penyakit akibat Omicron luas, sebagian besar orang tanpa gejala," kata Zubairi kepada Kompas.com, Minggu (6/2/2022).

"Namun, ada sebagian yang berat yang harus dirawat di rumah sakit dan beberapa meninggal," sambung dia.

Tempat isolasi terpusat di RS Darurat Lapangan Tembak (RSLT) Surabaya.
Tempat isolasi terpusat di RS Darurat Lapangan Tembak (RSLT) Surabaya. (TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY)

Baca juga: Dinkes Kota Kediri Percepat Vaksinasi Booster, Antisipasi Covid-19 Gelombang Ketiga dan Omicron

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved