Berita Pamekasan

Target Maret 2022 Capaian Vaksinasi Naik, Pemkab Pamekasan Mulai Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 RSUD SMART Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat menjelaskan, dosis vaksin yang diberikan jenis sinovac

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Salah satu anak di Pamekasan saat vaksinasi di gerai vaksin Polres Pamekasan, Gedung Bhayangkara Mapolres Pamekasan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura mulai melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Vaksinasi itu sudah dimulai sepekan lalu.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 RSUD SMART Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat menjelaskan, dosis vaksin yang diberikan terhadap anak usia 6-11 tahun ini berjenis Sinovac.

Kata dia, meski Pamekasan belum mencapai vaksinasi sebanyak 70 persen, namun ada aturan pemerintah yang baru yang melonggarkan terlaksananya vaksinasi terhadap anak-anak itu.

"Ya karena dilonggarkan jadi bisa dimulai untuk vaksinasi terhadap anak. Muaranya, semua untuk mempercepat herd immunity," kata dr. Syaiful Hidayat kepada TribunMadura.com, Rabu (16/2/2022).

Menurut Dokter yang akrab disapa Yayak ini, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Pamekasan, masih yang terendah di Jawa Timur.

Sebab masih berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Baca juga: Bupati Pamekasan Berikan Insentif Bulanan Khusus Guru Honorer dan Penjaga Sekolah Rp 600 Ribu

Sedangkan lanjut Yayak, secara umum pencapaian vaksinasi  di Pamekasan belum sampai 50 persen, terutama untuk lansia dan umum. 

Sementara target vaksinasi harus mencapai 70 persen dan ditargetkan Maret 2022 mendatang naik.

"Khusus anak usia 6-11 tahun yang ingin vaksinasi bisa mendatangi Puskemas terdekat dan RSUD SMART. Bisa juga melalui gerai vaksinasi terdekat," sarannya 

Yayak juga mengingatkan, dalam proses vaksinasi anak ini tidak ada paksaan.

Ia mengimbau, para orang tua agar ikut andil untuk menjaga anak-anaknya agar tidak terjangkit Covid-19.

"Jangan percaya berita hoaks. Jangan sampai kita terprovokasi," peringatnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved