Berita Sampang

Cerita Nenek di Sampang Rela Antri hingga 2 Hari untuk Minyak Goreng Curah, Ini Respon Disperindag

Nasib itu dialami Susanti warga Kecamatan Sampang, meski dua hari berusaha membeli, namun tak kunjung mendapat Migor

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana antrian di toko atau agen Minyak Goreng (Migor) Curah di area Timur Pasar Srimangunan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Langkanya ketersediaan Minyak Goreng curah di pasaran Kabupaten Sampang, Madura terus terjadi, Rabu (6/4/2022).

Terbukti, puluhan warga mengantri di salah satu toko, tepatnya di area timur Pasar Srimangunan Sampang.

Bahkan, warga rala melakukan antrian sampai 5 jam lebih hanya untuk membeli minyak goreng.

Sayangnya, meski berjam-jam mengantri tidak dijamin pulang dengan mambawa minyak goreng karena terkadang kehabisan stok.

Nasib itu dialami Susanti warga Kecamatan Sampang, meski dua hari berusaha membeli, namun tak kunjung mendapat Migor.

Wanita berusia 50 tahun itu bercerita jika di hari pertama membeli, dirinya rela antri sejak subuh di agen sebelah timur Pasar Sirumangunan Sampang. 

Baca juga: Polisi Grebek Aksi Balap Liar di Patapan Sampang, Pelaku Kocar-kacir, 5 Unit Kendaraan Terjaring

Untuk melakukan antrian sudah mengikuti aturan pemilik toko atau agen, dengan syarat menyetor fotocopy KTP untuk dipanggil satu persatu. 

Namun, sampai siang atau antrian ditutup, dirinya tak kunjung dipanggil dan terpaksa pulang tanpa membawa Migor.

"Saya sudah mengantri lebih dari 5 jam tapi tidak dipanggil," ujarnya kepada TribunMadura.com.

Upayanya untuk mendapatkan Migor tidak berhenti di sana, keesokan harinya Susanti kembali ke toko penjual Migor tersebut dan rela mengantri.

Namun, dua hari antri tapi belum mendapatkan Migor curah, padahal dirinya sangat berharap mendapatkannya untuk kebutuhan memasak di Bulan Suci Ramadhan.

"Terus terang saya kecewa," kesalnya.

Terpisah, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Diskoprindag) Sampang, Sapta N Ramlan jika sebelumnya pihaknya sudah berkoordinasi dengan agen minyak di Sampang.

Sekaligus memberikan himbauan kepada penjual agar migor curah harus dijual ke warga Sampang

Terutama soal harga, pihaknya menekan pedagang untuk menjual Migor per liter Rp. 15.500.

"Kami akan lakukan koordinasi kembali soal distribusi migor curah kepada warga dan pedagang ini," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved