Ramadan 2022

Pastikan Saldo E toll sudah Terisi Sebelum Berangkat Mudik, untuk Mencegah Kemacetan di Pintu Tol

Dia menyarankan jika memang saldo tol tidak cukup atau habis untuk mengisinya di minimarket yang tersebar di sejumlah Rest area

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Ilustrasi -Seorang pengendara saat menempelkan kartu e-Toll 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Puncak Mudik Lebaran 2022  dari Surabaya diprediksi akan terjadi pada H-3 Lebaran atau Jumat (29/4/2022). Pengguna jalan yang mengambil jalur tol sebaiknya waspada akan lonjakan kendaraan di hari itu.

"Sebisa mungkin menghindari top up saldo E toll di gerbang Exit tol. Jika parkir dan berhenti di bahu jalan tol akan sangat mengganggu pengguna jalan lain. Ini tidak kami anjurkan;" kata Direktur Utama PT Jasamarga Surabaya-Mojokerto (Sumo) Widiyatmiko, Jumat (22/4/2022).

Dia menyarankan jika memang saldo e-tol tidak cukup atau habis untuk mengisinya di minimarket yang tersebar di sejumlah Rest area. Baik Indomaret maupun Alfamart menyediakan layanan top up

Daripada mengganggu kelancaran lalu lintas saat mudik. Meski begitu, Jasa Marga tetap membuka layanan top up. Tapi sebaiknya hindari top up di gerbang tol saat mudik. "Jadi pastikan saldo kartu tol cukup saat mudik;" tandas Widiyatmiko. 

Selama ini, banyak kendaraan yang memilih top up di gerbang tol saat hendak keluar tol. Saat arus mudik nanti, top up di tempat tersebut sangat tidak dianjurkan. 

Baca juga: Cegah Mobil Mogok saat Mudik Lebaran 2022 dengan Tips Ini, Cek Kondisi Aki hingga Karburator

Saat ini, persiapan demi persiapan terus dilalukan secara optimal di Ruas tol Sumo. Layanan maksimal akan diberikan kepada pemudik. Terutama di Rest area-Rest area untuk melepas lelah pemudik agar fresh kembali. 

Pengelola ruas Tol Sumo ini telah memperkirakan lonjakan kendaraan selama arus mudik. Kendaraan yang akan mudik meninggalkan Surabaya melintasi tol Sumo pada puncak arus mudik bisa mencapai  50.646 kendaraan. 

Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran nanti. Kepadatan arus lalu lintas saat mudik itu akan menumpuk di gerbang pintu masuk dan keluar tol.

Jumlah kendaraan tersebut bahkan melebihi jumlah kendaraan pada mudik Lebaran sebelum pandemi. Mudik terakhir sebelum pandemi adalah pada Lebaran 2019. Pada puncak mudik tiga tahun lalu itu, tepatnya pada 31 Mei 2019 menembus 44.808 kendaraan. 

Jumlah tersebut makin menyusut pada mudik Lebaran setelahnya. Dua tahun setelahnya atau Lebaran 2020 dan 2021 tidak ada mudik. Jumlah kendaraan pada puncak dua Lebaran itu hanya menembus 18.886 dan 17.662 kendaraan.

Kumpulan Berita Lainnya seputar Mudik Lebaran 2022

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved