Berita Bangkalan

Kendaraan Plat non Madura Mulai Mendominasi Madura dari Jembatan Suramadu, Puncak Arus Mudik H-2

Beberapa di antaranya menepi untuk sekedar istirahat sejenak di Pos Pelayanan Suramadu Polres Bangkalan atau di pinggir akses menikmati kuliner

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Peningkatan arus lalu lintas pada H-4 Mudik Hari Raya Idul Fitri di akses Jembatan Suramadu sisi Madura terpantau didominasi mobil-mobil pribadi berplat nomor B dan F dengan tumpukan barang bawaan di atasnya, Kamis (28/4/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Peningkatan arus lalulintas pada H-4 Mudik Hari Raya Idul Fitri di akses Jembatan Suramadu sisi Madura terpantau didominasi mobil-mobil pribadi berplat nomor B dan F dengan tumpukan barang bawaan di atasnya, Kamis (28/4/2022).

Beberapa di antaranya menepi untuk sekedar istirahat sejenak di Pos Pelayanan (Posyan) Suramadu Polres Bangkalan atau di pinggir akses menikmati kuliner PKL Suramadu.

Kendati mobil-mobil dari luar kota sudah mulai memasuki Madura melalui Jembatan Suramadu, namun Polres Bangkalan memprediksi puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri akan terjadi mulai H-3 dan H-2 atau Jumat-Sabtu (29-30/4/2022).

“Pantauan arus lalu lintas hingga H-4 mudik Lebaran di Posyan Suramadu Polres Bangkalan mulai ada peningkatan sekitar 25-30 persen dari hari-hari biasa,” ungkap Perwira Pengendali Posyan Suramadu sekaligus Kanit Regident Satlantas Polres Bangkalan, Ipda Lutfi kepada Surya.

Poyan Suramadu Polres Bangkalan dilengkapi dengan fasilitas pijat refleksi, pengecekan tekanan darah, hingga kebutuhan medis lainnya bagi para pemudik sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.

Baca juga: Berbagi di Bulan Ramadhan, ULP PLN Bangkalan Gratis Pasang Listrik Baru Tempat Ibadah dan TPA

Lutfi menjelaskan, pada puncak arus mudik hingga arus balik Polres Bangkalan akan memaksimalkan personilnya untuk standby di Posyan Suramadu untuk kegiatan patrol sekaligus memberikan imbauan patuh prokes dan tertib berlalu lintas/   

“Tadi pagi ada beberapa pemudik menepikan mobilnya di posyan untuk pengecekan tensi darah karena ada sedikit keluhan, setelah itu kami berikan obat. Kami juga menyediakan vaksin bagi pemudik yang belum mendapatkan vaksin,” pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Litbang Kementerian Perhubungan RI jumlah masyarakat yang melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini diprediksi mencapai 85,5 juta. Hal itu tertuang dalam Amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) saat Apel Gelar Pasukan Operasi ‘Ketupat’ 2022 di Mapolres Bangkalan, Jumat (22/4/2022).

Moda transportasi lebaran disebutkan, didominasi melalui jalur darat dengan penggunaan kendaraan pribadi mencapai angka 47 persen, kendaraan umum 31 persen, jalur udara dan kereta api masing-masing 10 persen, jalur laut 2 persen, dan moda transportasi lainnya di angka 0,11 persen.

Karena itu, selain Posyan di pintu keluar Jembatan Suramadu, Polres Bangkalan juga mendirikan 6 pos lainnya, terdiri dari 4 Pos Pengamanan dan 2 Pos Pantau. Pos Pengamanan dikonsentrasikan di Pelabuhan Kamal, di Alun-alun Kota Jalan A Yani, di Kecamatan Blega, dan di Kecamatan Tanjung Bumi.

Sedangkan 2 Pos Pantau didirikan di kawasan Pasar Tanah Merah dan di kawasan wisata kuliner Bebek Sinjay. Keberadaan 7 pos tersebut akan didukung dengan kekuatan 174 personel.


Termasuk 12 personel gabungan masing-masing 6 personel Satlantas dan 6 personel Sat Samapta yang bergerak secara mobile untuk mengurai sejumlah titik-titik rawan kemacetan seperti di pasar tumpah.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved