Berita Kota Malang

Sempat Disapa Tukang Jamu di Pagi Hari, Nasib Wanita di Malang Berakhir di Rel Kereta Api, Depresi

Wanita asal Dusun Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Diketahui, korban tertabrak dan terseret sejauh kurang lebih 20 meter

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kukuh Kurniawan
Jenazah korban saat akan dibawa menuju Kamar Jenazah RSSA Malang. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Diduga alami depresi, seorang perempuan asal Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang tewas tertabrak kereta api (KA) Jayabaya di perlintasan kereta api di kawasan Jalan Karya Timur Kecamatan Blimbing Kota Malang.

Dari informasi yang didapat TribunJatim.com, kejadian nahas itu terjadi pada Jumat (20/5/2022) siang.

Dari informasi yang dihimpun, korban tertabrak kereta itu bernama Siska Octa (27), perempuan asal Dusun Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Diketahui, korban tertabrak dan terseret sejauh kurang lebih 20 meter.

Seorang saksi mata, Arif Junaedi mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

"Warga sekitar tidak ada yang tahu, karena kondisinya lagi sepi dan bersamaan dengan salat Jumat. Tahu-tahu, korban ditemukan sudah tewas di tengah rel dalam kondisi tubuh hancur. Informasinya, korban tertabrak KA Jayabaya yang berjalan dari arah selatan ke utara," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Lolos dari Maut, Dua Penumpang Pikap yang Ditabrak Kereta Api Selamat, Simak Kronologinya

Kumpulan Berita Lainnya seputar Kota Malang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Sementara itu, salah satu penjual jamu keliling yang berada di sekitar lokasi kejadian, Nur Hamilah (54) mengaku sempat bertemu dengan korban sesaat sebelum kejadian nahas itu terjadi.

"Sekitar pukul 09.30 WIB, saat saya sedang jualan tamu. Saya melihat korban duduk di pinggir rel menghadap ke arah timur. Korban memakai topi, berkaos warna hitam, serta bermain terus dengan HP nya," ungkapnya.

Ketika Nur Hamilah berjalan kaki dan hendak menyeberang rel kereta. Di saat itulah, ia menyapa korban tersebut.

"Saat saya nyeberang, saya ngomong "permisi ya dek". Korban pun hanya menjawab "iya bu" sambil tersenyum. Dan saat saya lihat wajahnya, terlihat matanya sembab dan tatapannya kosong," jujurnya.

Setelah itu, ia pun menyeberang dan tidak memperhatikan lagi korban tersebut.

"Tahu-tahu, saat saya lewat kembali di perlintasan rel, sudah ramai dengan warga. Saya kira ada apa, ternyata yang tertabrak adalah perempuan yang saya sapa tadi," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Blimbing Kompol Yanuar Rizal Ardianto membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya, memang benar. Jenazah korban sudah kami evakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved