Berita Pamekasan

Polres Pamekasan Gelar Operasi Khusus Narkoba Selama 15 Hari, Peredaran Narkotika Jadi Atensi

Operasi yang berfokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba ini akan berlangsung selama 15 hari ke depan.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Latihan pra operasi (Latpra Ops) Bina Kusuma Semeru 2022 di Gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, Senin (11/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polres Pamekasan, Madura akan menggelar Operasi Bina Kusuma Semeru 2022.


Operasi yang berfokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba ini akan berlangsung selama 15 hari ke depan.


Terhitung mulai Senin, 11 Juli 2022 sampai 25 Juli 2022.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Bocah di Sampang, Tersangkanya Gadis 14 Tahun, Bermula dari Iri Berujung Tragedi

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


Sebelum operasi tersebut dimulai, Polres Pamekasan terlebih dahulu menggelar latihan pra operasi (Latpra Ops) Bina Kusuma Semeru 2022 di Gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, Senin (11/7/2022).


Saat latihan dimulai, dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto.


Ia didampingi Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto.


Latihan bersama itu juga dihadiri seluruh anggota Polres Pamekasan yang terlibat Operasi Bina Kusuma Semeru 2022 yang terdiri dari berbagai fungsi.


Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto menyampaikan, Bina Kusuma Semeru 2022 ini merupakan operasi kewilayahan yang akan dilaksanakan di seluruh Polda Jawa Jatim.


Tujuan operasi tersebut dalam rangka pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan obat terlarang lainnya.


Selama operasi berlangsung, akan dikedepankan fungsi Binmas. 


“Secara otomatis para personel Bhabinkamtibmas harus berperan aktif mendukung Operasi Bina Kusuma ini. Sehingga cara bertindak di titik beratkan kepada kegiatan preemtif dan preventif yang didukung dengan penegakan hukum untuk kasus tertangkap tangan," kata AKBP Rogib Triyanto kepada TribunMadura.com.


Pihaknya meminta personel yang terlibat operasi agar bekerja maksimal


Ia menekankan, harus ada perbedaan antara digelarnya operasi dan kegiatan rutin biasa. 


"Optimalkan sumberdaya yang ada, humanis dan hindari sifat arogan saat bertugas di lapangan serta mempedomani SOP operasi agar pelaksanaan berjalan aman, lancar dan kondusif," pintanya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved