Pencabulan Santri Jombang

Sidang Dakwaan Mas Bechi Dugaan Kasus Pencabulan, Pengacara Ajukan Keberatan, Minta Sidang Offline

Yakni, Pasal 285 KUHP Tentang Pemerkosaan dan Pencabulan terhadap Anak Dibawah Umur, Junto Pasal 65 KUHP, ancamannya pidana 12 tahun penjara

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Luhur Pambudi
DIADILI - Sidang perdana Mas Bechi atas kasus dugaan pencabulan di PN Surabaya. Dalam sidang ini Kepala Kejati Jatim memimpin langsung tim Jaksa Penuntut Umum 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sekitar sejam lamanya sidang agenda dakwaan putra kiai Jombang MSAT (41) terdakwa kasus pencabulan santriwati berlangsung di Ruang Sidang Cakra, Kantor PN Surabaya, Senin (18/7/2022). 


Kepala Kejati Jatim Mia Amiati yang memimpin 10 orang JPU dalam sidang tersebut, tampak keluar dari pintu ruang sidang yang digelar tertutup itu sekitar pukul 10.30 WIB. 


Dihadapan awak media, Mia Amiati menegaskan, MSAT didakwa dengan pasal berlapis. 


Yakni, Pasal 285 KUHP Tentang Pemerkosaan dan Pencabulan terhadap Anak Dibawah Umur, Junto Pasal 65 KUHP, ancamannya pidana 12 tahun penjara. 


Kemudian, Pasal 289 Junto Pasal 65 KUHP ancaman sembilan tahun penjara. Pasal 294 KUHP Jo Pasal 65 KUHP pidana tujuh tahun penjara. 


"Sudah (barang bukti lengkap), berdasarkan hasil penyidikan dari penyidik, kami melaksanakan pemberkasan itu semua sudah ada pada berkas perkara," katanya, di depan Ruang Cakra, PN Surabaya, Senin (18/7/2022). 


Di singgung mengenai jumlah korban atau pelapor dalam kasus tersebut. Mia Amiati menyebutkan, jumlah pelapor dalam kasus tersebut berjumlah satu orang. 


"Jumlah korban hanya 1 korban," ungkapnya. 


Kendati demikian, Mia Amiati tetap akan mengikuti jalannya proses sidang yang sudah mulai bergulir. 


Pada Senin (25/7/2022) pekan depan, sidang akan dilanjutkan dalam agenda eksepsi dari pihak kuasa hukum terdakwa. 

Baca juga: Suasana Sidang Perdana Mas Bechi atas Kasus Dugaan Pencabulan di PN Surabaya, Dijaga Ketat Polisi

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved