Berita Madura
Dinilai Meresahkan 6 Warung Remang-remang di Terminal Bancaran Bangkalan Ditutup
Tindakan tegas tersebut menindaklanjuti keluhan masyarakat, terutama aktivitas warung di malam hari
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Sebanyak enam warung di Terminal Bancaran, Kota Bangkalan akhirnya ditutup karena dinilai melanggar norma kesusilaan dan keagamaan, Sabtu (25/3/2023).
Tindakan tegas tersebut menindaklanjuti keluhan masyarakat, terutama aktivitas warung di malam hari.
Selaku leading sektor dan pemilik aset Terminal Bancaran, Dinas Perhubungan Bangkalan datang bersama Satpol PP Bangkalan, TNI/Polri, pihak Kelurahan Bancaran, Camat Kota, hingga tokoh masyarakat serta tokoh agama.
“Kami datang bersama-sama untuk memastikan bahwa enam warung itu sudah tidak berkegiatan lagi. Kami menutup karena memang banyaknya laporan terkait aktivitas yang dikategorikan melanggar norma susila dan agama,” ungkap Kasatpol PP Bangkalan, Rudianto kepada Tribun Madura.
Pemkab Bangkalan melalui Dinas Perhubungan sebelumnya telah memberikan imbauan, teguran, hingga pada akhirnya melakukan langkah tegas dengan meminta para pemilik warung segera melakukan pengosongan. Pihak-pihak pemilik warung dengan sadar mengosongkan tempat usaha mereka
Baca juga: Nenek Bangkalan Jadi Bartender Miras Oplosan Jenis Arak, Sudah Beroperasi Sejak Tahun 2006
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
“Kami tidak menghalangi setiap orang berkegiatan usaha. Namun kalau sudah offside, sudah berlebihan, dan tidak pada fungsinya, ya kami eksekusi. Ditertibkan, kami tutup seterusnya karena melenceng dari izin peruntukkan usahanya. Kami ingin mengembalikan fungsi dari para pelaku usaha yang ada di sana,” tegas Rudi.
Sekedar diketahui, Terminal Bancaran merupakan terminal induk, terminal penumpang tipe B yang berlokasi di sisi utara Kota Bangkalan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa enam warung yang ditutup itu kerap dijadikan lokasi transaksi untuk memesan pekerja seks komersial, baik di siang hari atau malam hari.
“Yo gone ngunu-ngunu iku lah,” pungkas Rudi.
Transportasi Murah Meriah Trans Jatim Surabaya-Madura, Bayar Rp 5 Ribu Bisa Nikmati Fasilitas Nyaman |
![]() |
---|
Sudah Ada TransJatim, Warga Madura Ternyata Masih Suka Naik Bus Rute Jauh |
![]() |
---|
Kronologi Meninggalnya Warga Madura di Gurun Pasir saat Ingin Naik Haji Secara Ilegal |
![]() |
---|
Kunjungi Kangean, Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Budidaya Lobster Milik PT Balad Grup |
![]() |
---|
Bangkalan Larang Kelulusan SD-SMA Pakai Toga, Cukup Tasyakuran, Ikuti Gebrakan Gubernur Dedi Mulyadi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.