Berita Probolinggo

Pengedar Sabu Di Probolinggo Dicokok Polisi, Simpan Barang Bukti Dalam Tas

Diduga, tersangka bersiap mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Kabupaten Probolinggo

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Satresnarkoba Polres Probolinggo mengamankan seorang pengedar narkoba, Riduwan (49), warga asal Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Seorang pengedar narkoba, Riduwan (49), warga asal Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, diringkus Satresnarkoba Polres Probolinggo

Tersangka diringkus di sebuah rumah di Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo

Diduga, tersangka bersiap mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Kabupaten Probolinggo

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan pengamanan tersangka ini bermula dari laporan masyarakat tentang peredaran narkoba jenis sabu di sebuah rumah di Desa Resongo Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo

Mendapat laporan, pihaknya lantas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. 

Baca juga: Personel Samapta Polres Probolinggo Kota Amankan Belasan Pemuda Bergelagat Hendak Tawuran

"Saat kami melakukan penyelidikan diketahui bahwa pengedar narkoba tersebut yakni Riduwan. Kami langsung melakukan penyergapan di rumah itu. Rumah tersebut adalah rumah tersangka," katanya, Senin (3/4/2023). 


Kasatreskoba Polres Probolinggo, AKP Jayadi melanjutkan, saat dilakukan penggeledahan di kamar tersangka didapati sejumlah barang bukti yang disembunyikan di dalam tas. 


Barang bukti itu, di antaranya satu paket klip sabu seberat 28,29 gram, enam plastik klip kecilberisi 4,22 gram, enam plastik klip kecil seberat 1,61 gram, beberapa plastik klip pembungkus sabu, satu pipet kaca, satu alat hisap sabu, tiga buah korek dan sebuah sedotan. 

Total barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan polisi seberat 34,12 gram. 

Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Probolinggo

Dari hasil interogasi, diketahui bahwa narkoba tersebut didapat oleh tersangka dari seseorang yang bertempat tinggal di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. 

"Tersangka dijerat Pasal 114 Ayat ( 1 ) Sub Pasal 112 Ayat ( 1 ) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, seumur hidup atau pidanan mati," pungkasnya

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved