Berita Madura

Bupati Sampang Sumbang Dana Pribadi untuk Pelaksanaan Karapan Sapi Seleksi Menuju Piala Presiden

Penyelenggaraan Kerapan Sapi Seleksi Piala Presiden tingkat daerah di Kabupaten Sampang, Madura belakangan ini menjadi perbincangan warganet

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Januar
TribunMadura/ Hanggara
Kepala Disporabudpar Sampang H. Marnilem saat menyerahkan dana sumbangan dari Bupati Sampang Slamet Junaidi ke Wakil Ketua Paguyuban Kerapan Sapi Madura (Pakarsakera) Abdussalam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Penyelenggaraan Karapan Sapi Seleksi Piala Presiden tingkat daerah di Kabupaten Sampang, Madura belakangan ini menjadi perbincangan warganet, Rabu (27/9/2023).

Mengapa tidak, kegiatan demi melestarikan budaya Madura tersebut tidak dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dengan alasan anggaran terkena recofusing di awal tahun 2023.

Meski begitu, Paguyuban Kerapan Sapi Madura (Pakarsakera) tetap menggelar kerapan sapi, bahkan berjalan lancar pada 23 September 2023 kemarin.

Perhelatan tetap digelar agar ada delegasi Sapi terbaik dari Kabupaten Sampang untuk bersaing di tingkat Piala Presiden.

Kepala Disporabudpar Sampang Marnilem mengatakan bahwa Bupati Sampang Slamet Junaidi secara pribadi turur menyumbang kepada panitia dan uang diberikan setelah acara.

"Untuk nominalnya 50 juta. Saat itu Bapak Bupati masih di luar kota," ujarnya.

Ia mengaku langsung menghadap Bupati Sampang setelah baru tiba dari luar kota. Kemudian uang sumbangan tersebut diserahkan ke Wakil Ketua Pakarsakera Abdus Salam.

Baca juga: Keseruan Perlombaan Karapan Kambing di Kota Probolinggo, Ini Perbedaannya dengan Karapan Sapi

"Jadi saat itu masih nunggu kedatangan pak Bupati dari Jakarta, saat sumbangan uang pribadi beliau ada di tangan saya, langsung diserahkan ke Pakarsakera," ungkapnya.

Menurutnya, uang tersebut untuk membayar hutang karena pagelaran Kerapan Sapi saat itu hasil ngutang para panitia.

Sementara itu, Wakil Ketua Paguyuban Kerapan Sapi Madura (Pakarsakera) H. Abdussalam masih belum bisa dimintai keterangan meski sudah dihubungi.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved