Kilas Balik

Sosok Syaikhona Kholil Bangkalan, Waliyullah Madura, Lahirkan Ulama Besar di Nusantara: Mahaguru

Syaikhona Kholil Bangkalan (Mbah Kholil) merupakan ulama tersohor di Tanah Air. Mbah Kholil menjadi salah satu waliyullah di Pulau Madura.

Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Makam Syaikhona Kholil di Komplek Wisata Religi Desa Martajasah, Kota Bangkalan, Minggu (10/7/2022). 

"Karena Syekh Kholil adalah guru dari para pahlawan nasional," kata pria yang akrab disapa Tobas itu pada 15 Oktober 2021.

Riwayat hidup Syaikhona Kholil

Syaikhona Muhammad Kholil adalah ulama yang sangat masyhur di Madura.

Syaikhona Muhammad Kholil lahir pada sekitar 25 Mei 1835, atau pada 9 Shafar 1252 Hijriah, di Kemayoran, Bangkalan.

Sang ayah adalah Kiai Haji Abdul Latif.

Syaikhona Muhammad Kholil adalah anak dari Kiai Hamim yang merupakan anak Kiai Abdul Karim.

Kiai Abdul Karim dilaporkan merupakan anak Kiai Muharram bin Kiai Asror Karomah bin Kiai Abdullah bin Sayyid Sulaiman.

Sayyid Sulaiman merupakan cucu dari Sunan Gunung Jati.

Sedangkan ibunya bernama Syarifah Khodijah.

Dia putri dari Kiai Abdullah bin Ali Akbar bin Sayyid Sulaiman.

Sejak kecil Syaikhona Muhammad Kholil ditempa oleh ayahnya dengan berbagai ilmu dalam lingkungan pesantren.

Saat itu Syaikhona Muhammad Kholil mendalami ilmu Fikih, yakni salah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun kehidupan manusia dengan Allah. Selain itu,

Syaikhona Muhammad Kholil juga mempelajari ilmu Nahwu dari sang ayah.

Nahwu merupakan salah satu bagian dasar dari ilmu tata bahasa dalam bahasa Arab untuk mengetahui jabatan kata dalam kalimat dan bentuk huruf atau harakat terakhir dari suatu kata.

Dengan kata lain, ilmu Nahwu mempelajari struktur kalimat bahasa Arab.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved