Rabu, 20 Mei 2026

Hikmah Ramadan 2025

Puasa Digital: Mengendalikan Nafsu di Era Media Sosial

Era digital telah menghadirkan tantangan baru dalam pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan.

Tayang:
Editor: Taufiq Rochman
Istimewa/Dokumen Pribadi
HIKMAH RAMADAN - HM Sholeh Wafie, S.E., M.E., Arbiter BASYARNAS MUI Jawa Timur, Mahasiswa S3 Ekonomi Syariah UIN Maliki Malang dalam artikel Hikmah Ramadan 2025 bertajuk 'Puasa Digital: Mengendalikan Nafsu di Era Media Sosial' pada Selasa, (11/3/2025). 

Hal ini sejalan dengan spirit puasa yang dijelaskan Imam Ar-Razi sebagai sarana untuk mencapai ketakwaan melalui pengendalian diri yang komprehensif.

Prioritas Penggunaan Waktu Selama Ramadhan

Prioritas penggunaan waktu selama Ramadhan menjadi aspek krusial yang perlu diperhatikan.

Alih-alih menghabiskan waktu berjam-jam untuk scrolling feed media sosial, momentum puasa seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan intensitas membaca Al-Quran dan ibadah lainnya.

Sebagaimana dijelaskan dalam tafsir Ar-Razi, puasa dimaksudkan untuk mengendalikan hawa nafsu dan mencapai ketakwaan.

Dalam konteks modern, ini berarti kita perlu mengevaluasi dan menata ulang penggunaan waktu luang di bulan Ramadhan, mengutamakan ibadah dan tilawah Al-Quran daripada aktivitas media sosial yang kurang bermanfaat.

Fenomena ini menjadi ironis, mengingat Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al-Quran, di mana seharusnya momen ini dioptimalkan untuk tadarus dan tadabbur ayat-ayat suci.

Ketika notifikasi media sosial lebih sering dibuka dibandingkan mushaf Al-Quran, maka esensi Ramadhan sebagai bulan peningkatan ketakwaan mulai tereduksi.

Padahal, sebagaimana dijelaskan dalam tafsir Ar-Razi, puasa bertujuan untuk membebaskan manusia dari belenggu hawa nafsu, termasuk kecanduan digital yang menyita waktu berharga.

Langkah Praktis Implementasi Puasa Digital
Implementasi puasa digital dapat dimulai dengan langkah-langkah praktis seperti:

Menetapkan "Jam Digital Iftar"

Menentukan waktu-waktu tertentu di mana kita membatasi penggunaan media sosial dan mengalihkannya untuk tilawah Al-Quran atau dzikir.

Mematikan Notifikasi Media Sosial Selama Waktu-Waktu Utama Ibadah

Hal ini membantu meningkatkan fokus dan mengurangi gangguan saat beribadah.

Menetapkan Jadwal Khusus untuk Mengecek Media Sosial

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved