Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Terkini Pamekasan

VIRAL! Pelanggar Lalu Lintas di Pamekasan Ribut dengan Polisi hingga Libatkan LSM

Jagat maya dihebohkan video keributan antara anggota LSM dan polisi di Pamekasan, Jawa Timur, pada Rabu (23/7/2025).

Tayang:
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
OPERASI PATUH SEMERU 2025 - Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko saat memberikan peringatan kepada pemotor perihal adanya Operasi Patuh Semeru 2025 di depan Mapolres Pamekasan yang baru di Jalan Raya Nyalaran, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (15/7/2025). Jagat maya dihebohkan video keributan antara anggota LSM dan polisi di Pamekasan, Jawa Timur, pada Rabu (23/7/2025). 

Poin Penting:

  • Keributan LSM dan Polisi di Pamekasan Viral di Jagat Maya
  • Pemicu Keributan: Pengendara Langgar Aturan dan Tak Mau Berhenti
  • Situasi Dikendalikan, Permasalahan Sudah Diselesaikan Secara Damai

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Jagat maya dihebohkan video keributan antara anggota LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan polisi di Kabupaten Pamekasan, Madura, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (23/7/2025).

Keributan itu terjadi di Jalan Trunojoyo, saat polisi sedang menggelar Operasi Patuh Semeru 2025.

Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, insiden dipicu pengendara yang melanggar lalu lintas.

Di saat yang bersamaan polisi hendak menghentikan si pengendara.

"Jadi waktu itu satlantas melaksanakan operasi dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025 di Jalan Trunojoyo," ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

CEKCOK - Sejumlah LSM terlihat cekcok dengan salah satu anggota Satlantas di Pamekasan, Rabu (23/7/2025).
CEKCOK - Sejumlah LSM terlihat cekcok dengan salah satu anggota Satlantas di Pamekasan, Rabu (23/7/2025). (KOMPAS.COM/Fathor Rahman)

Menurut Sri Sugiarto, polisi melihat salah satu pengendara tidak menggunakan kaca spion.

Baca juga: Ratusan Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Semeru 2025 di Sumenep Tiap Hari

Saat polisi berusaha menghentikannya, pengendara tersebut justru melaju dengan cepat dan tidak berhenti.

"Terpaksa polisi berusaha menghentikan dan mengadang sehingga tangan polisi mengenai helm pengendara dan tidak ada upaya untuk memukul pengendara," ujarnya.

Beberapa saat setelah insiden tersebut, mobil yang ditumpangi sejumlah anggota LSM datang ke lokasi, yang kemudian memicu keributan.

"Pengendara diduga sengaja mendatangkan sejumlah anggota LSM karena merasa dipukul oleh polisi dan terjadilah keributan seperti yang ada di video," tambahnya.

Sri Sugiarto melanjutkan, pihak kepolisian segera mengajak pengendara dan anggota LSM berdiskusi guna menenangkan situasi.

Dia menegaskan bahwa polisi telah memberikan arahan kepada pengendara agar mengurangi kecepatan kendaraan saat ada operasi.

"Permasalahan itu sudah selesai. Pelanggar juga mengakui kesalahannya," imbuhnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved