Jumat, 5 Juni 2026

Ramadan 2026

Jangan Sembarangan, Begini Cara Aman Minum Kopi Saat Puasa Ramadan

Biasanya, kopi dikonsumsi agar tubuh tetap segar, fokus dan tidak mengantuk saat bekerja. Namun bagaimana cara konsumsi kopi saat puasa Ramadan?

Tayang:
Penulis: Kevin Dimas Prasetya | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Habiburrahman
KOPI - Professional Barista Novotel Reo Aditya dan Barista Trainer and Coffe Consultant Omar Siarief pada "Coffe Tallk" di "Parigie Coffe and Toast," Lobby SOHO Surabaya, Senin (30/11/2020). Menurut penjelasan Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr Jovita Amelia, kopi tetap boleh dikonsumsi selama bulan puasa. 

Bagi yang memiliki riwayat gangguan lambung, konsumsi kopi perlu dilakukan dengan lebih hati-hati.

Kandungan kafein dapat merangsang produksi asam lambung yang pada sebagian orang menimbulkan rasa perih atau mual.

Jika muncul keluhan tersebut, sebaiknya konsumsi kopi dikurangi bahkan dihindari sementara waktu.

Baca juga: Rahasia Tetap Bertenaga Selama Puasa Ramadan, Ahli Gizi RSUD Sampang Beber Pola Makan Ideal

Hindari Minum Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur

Kopi yang diminum terlalu dekat dengan waktu tidur dapat memengaruhi kualitas istirahat.

Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat sehingga meningkatkan kewaspadaan.

Pada sebagian orang, efek ini dapat bertahan cukup lama dan menyebabkan kesulitan tidur.

Kurang tidur tentu berdampak pada kondisi tubuh keesokan harinya, terutama saat harus kembali menjalani puasa.

Cukupi Kebutuhan Cairan

Selain memperhatikan waktu dan jumlah konsumsi kopi, kebutuhan cairan tubuh juga harus tetap dipenuhi.

Minum air putih yang cukup sejak berbuka hingga sahur membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Dengan demikian, efek diuretik dari kopi dapat diminimalkan dan tubuh tetap terasa segar serta tidak mudah lemas saat beraktivitas di siang hari.

Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut, kebiasaan minum kopi saat puasa tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu kesehatan maupun kelancaran ibadah.

Baca juga: Amalan Subhanal Malikil Quddus, Zikir Penutup Salat Witir Saat Ramadan

Rahasia Tetap Bertenaga Selama Puasa Ramadan

Sementara itu, Kepala Instalasi Gizi RSUD dr Muhammad Zyn Sampang, Madura, Anitha Carolina, mengatakan, keseimbangan gizi selama Ramadan menjadi faktor penentu tubuh tetap bugar meski berpuasa sekitar 13 jam.

Menurut Anitha, sahur bukan sekadar rutinitas dini hari, melainkan fondasi energi sepanjang hari. 

Karbohidrat kompleks seperti beras merah, oatmeal, atau roti gandum disarankan karena dicerna lebih lambat sehingga rasa kenyang bertahan lama.

"Asupan protein dan serat juga penting, bisa dari telur, ikan, ayam, tempe, tahu, sayur, dan buah. Kombinasi ini membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh," ujarnya pada TribunMadura.com, Jumat (27/2/2026).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved