Kamis, 4 Juni 2026

Berita Terkini Sumenep

Implementasi MBG di Sumenep Belum Merata, Banyak Dapur Belum Siap

Meskipun telah digulirkan, implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep dilaporkan belum berjalan mulus.

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
KOMPAS.com / IRFAN KAMIL
Ilustrasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Sisanya masih dalam proses.

"Sisanya belum terbit karena harus memenuhi standar sesuai Permenkes Nomor 17 Tahun 2024. Proses dari pengajuan sampai penerbitan membutuhkan waktu sekitar 14 hari,"  terangnya.

SLHS sendiri diterbitkan untuk memastikan keamanan pangan dan melindungi konsumen dari risiko penyakit akibat proses produksi MBG.

Prosedurnya, mencakup inspeksi lingkungan, kelengkapan dapur, pelatihan penjamah makanan, hingga pemeriksaan sampel pangan di laboratorium.

Setiap penjamah makanan wajib mengikuti enam modul pelatihan, dan minimal 50 persen dari total penjamah di tiap SPPG harus bersertifikat.

"Setelah semuanya memenuhi standar dan lulus uji, barulah SLHS bisa diterbitkan," tegas Mulyadi.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved