Kamis, 7 Mei 2026

Berita Sumenep

Ribuan Hektare Lahan di Sumenep belum Terjangkau Jalan Usaha Tani, DKPP Fokus Penyediaan Air

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pembangunan JUT masih menjadi program rutin.

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
LAHAN PERTANIAN (Arsip) - Lahan pertanian yang terdapat di Pondok Asimilasi Lapas Klas IIA Pamekasan, Madura, Selasa (10/3/2020). Luas lahan pertanian di Kabupaten Sumenep, Madura, mencapai 131.308 hektare. 
Ringkasan Berita:
  • Luas lahan pertanian Sumenep 131.308 hektare, namun akses jalan usaha tani masih terbatas.
  • Program pembangunan JUT tahun ini sebagian besar bersumber dari pokok pikiran anggota DPRD.
  • Pemkab Sumenep alihkan fokus ke penyediaan air bagi lahan pertanian rawan kekeringan.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana 

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Luas lahan pertanian di Kabupaten Sumenep, Madura, mencapai 131.308 hektare.

Namun, tidak seluruhnya didukung akses Jalan Usaha Tani (JUT) yang memadai.

Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi produktivitas pertanian hingga distribusi hasil panen petani di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pembangunan JUT masih menjadi program rutin di instansinya.

Dirinya menjelaskan, pembiayaan program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.

Namun, pada tahun ini pelaksanaan program JUT sebagian besar berasal dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Sumenep, sehingga penentuan lokasinya mengikuti daerah pemilihan masing-masing wakil rakyat.

Baca juga: Target Luas Tanam Padi di Sampang Digenjot, Lahan Tegal Ikut Disulap Jadi Sawah

"Kalau JUT tetap ada, tapi sedikit. Untuk jumlah pastinya saya tidak hafal, karena itu merupakan pokir dewan," jawabya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).

Pria yang akrab disapa Inong itu mengakui, pihaknya tidak memiliki kewenangan penuh dalam menentukan sasaran pembangunan JUT tahun ini.

Penyediaan Sumber Air

Di sisi lain, lanjutnya, Pemkab Sumenep saat ini mulai mengalihkan fokus program pertanian pada penyediaan sumber air, terutama bagi lahan yang mengalami kesulitan irigasi.

Program tersebut diwujudkan melalui pengeboran sumur di sejumlah titik lahan pertanian yang rawan kekeringan.

"Untuk program JUT sudah dimaksimalkan pada tahun-tahun sebelumnya. Sekarang pemerintah lebih fokus pada penyediaan air," tegas Inong.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved