Berita Sumenep
Ribuan Hektare Lahan di Sumenep belum Terjangkau Jalan Usaha Tani, DKPP Fokus Penyediaan Air
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pembangunan JUT masih menjadi program rutin.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
- Luas lahan pertanian Sumenep 131.308 hektare, namun akses jalan usaha tani masih terbatas.
- Program pembangunan JUT tahun ini sebagian besar bersumber dari pokok pikiran anggota DPRD.
- Pemkab Sumenep alihkan fokus ke penyediaan air bagi lahan pertanian rawan kekeringan.
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Luas lahan pertanian di Kabupaten Sumenep, Madura, mencapai 131.308 hektare.
Namun, tidak seluruhnya didukung akses Jalan Usaha Tani (JUT) yang memadai.
Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi produktivitas pertanian hingga distribusi hasil panen petani di sejumlah wilayah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pembangunan JUT masih menjadi program rutin di instansinya.
Dirinya menjelaskan, pembiayaan program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.
Namun, pada tahun ini pelaksanaan program JUT sebagian besar berasal dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Sumenep, sehingga penentuan lokasinya mengikuti daerah pemilihan masing-masing wakil rakyat.
Baca juga: Target Luas Tanam Padi di Sampang Digenjot, Lahan Tegal Ikut Disulap Jadi Sawah
"Kalau JUT tetap ada, tapi sedikit. Untuk jumlah pastinya saya tidak hafal, karena itu merupakan pokir dewan," jawabya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).
Pria yang akrab disapa Inong itu mengakui, pihaknya tidak memiliki kewenangan penuh dalam menentukan sasaran pembangunan JUT tahun ini.
Penyediaan Sumber Air
Di sisi lain, lanjutnya, Pemkab Sumenep saat ini mulai mengalihkan fokus program pertanian pada penyediaan sumber air, terutama bagi lahan yang mengalami kesulitan irigasi.
Program tersebut diwujudkan melalui pengeboran sumur di sejumlah titik lahan pertanian yang rawan kekeringan.
"Untuk program JUT sudah dimaksimalkan pada tahun-tahun sebelumnya. Sekarang pemerintah lebih fokus pada penyediaan air," tegas Inong.
lahan pertanian
Sumenep
Chainur Rasyid
Madura
TribunMadura.com
berita Sumenep terkini
Tribun Madura
berita Madura terkini
| Sidak Minyakita di Pasar Anom, Kapolres Sumenep Temukan Stok Aman dan Harga Stabil |
|
|---|
| Benda Mirip Torpedo Ditemukan di Kangean Sumenep, Polisi Pasang Police Line dan Libatkan Gegana |
|
|---|
| Sidang Korupsi BSPS Sumenep Bergulir, Pengamat Desak Terdakwa Bongkar Aktor Besar |
|
|---|
| Perda sudah Ada, DPRD Sumenep Nilai Perlindungan Pasar Tradisional belum Maksimal |
|
|---|
| 31 Raperda Masuk Propemperda 2026, DPRD Sumenep Prioritaskan Aset dan Ekonomi Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/lahan-pertanian-yang-terdapat-di-pondok-asimilasi.jpg)