Harapannya SM bisa memberikan keterangan sehingga berita yang beredar bisa cover both side.
Dikhawatirkan akumulasi anggota perguruan pencak silat ini akan memicu gesekan saat pulang.
Peringatan kali ini mengusung tema “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global”.
Muncul ledakan berulang kali selama lebih dari 15 menit yang membuat warga sekitar panik.
Modusnya dengan memodifikasi sebuah mobil Daihatsu Xenia untuk membeli Pertalite, lalu dipompa keluar untuk dijual menjadi bensin eceran.
AF diduga telah memaksa pacarnya, sebut saja Lili (15) untuk melakukan perbuatan tak senonoh.
Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori, mereka sudah beberapa kali menjambret di wilayah Kabupaten Tulungagung.
WRS (21) alias Windi, warga Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol kedapatan membawa narkotika ini, disembunyikan dalam sikat cucian.
Laki-laki asal Bima, Nusa Tenggara Barat ini ditunggu sejumlah orang menggunakan mobil yang parkir di halaman luar Lapas.
Akad Poncokarto Poncorawi adalah yang tertua dengan usia mencapai 103 tahun. masih terlihat kuat beraktivitas. Jadi jemaah haji tertua di Tulungagung
AB juga tercatat residivis yang sudah 7 kali masuk penjara dalam kasus penganiayaan dan perampasan.
Dalam modusnya, mereka pura-pura kehabisan bensin dan meminta DI mendorong motor, sementara yang lain mengambil barang.
LQ diduga telah menggelapkan sebuah sepeda motor Honda PCX AG 6081 RDM warna hitam milik HFK (23) warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru.
Harga ini tergolong tinggi karena kondisi normal ada satu kilogram daging ayam rata-rata Rp 28.000 hingga Rp 30.000.
AY adalah ibu bayi yang meninggal dunia setelah dilahirkan, dan diduga karena kekerasan yang dilakukan ibu kandungnya.
Kisah Mbah Rukmi, demikian biasa dipanggil, menjadi viral karena rumahnya dikabarkan dijual oleh orang lain.
Ia sengaja memilih menjadi pengemis di Tulungagung karena warga Tulungagung dikenal suka memberi. Namun pengemis ini ngaku hanya hiburan
Ternyata AP adalah salah satu Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang sudah pernah mendapat bantuan pemerintah.
Laki-laki warga Kecamatan Tulungagung ini diduga telah melakukan perbuatan asusila dengan anak di bawah umur.
Akibatnya bagian atap dapur dan kamar mandi rumah Supono rusak, sedangkan rumah utama selamat dari kerusakan.