Berita Situbondo
Disusupi Provokator, Demo PMII Terkait Dana Bagi Hasil Tembakau Kisruh & Saling Pukul Dengan Polisi
Disusupi Prokator, Demo PMII Terkait Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Kisruh dan Saling Pukul Dengan Polisi.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Mujib Anwar
Menurutnya, dirinya mencurigai orang itu orang dari luar anggota PMII, karena tidak memiliki simbul pita yang terkonsep sejak musyawarah internal PMII, sebelum menggelar aksi terkait Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), untuk menandai mahasiswa yang ikut aksi.
"Jadi oknum provokator itu masuk pada kita demo di Alun-alun hingga ke Pemkab Situbondo. Dan dialah yang memukul memukul anggota polisi. Sehingga yang dituduh kita dalam hal ini PMII," sergahnya.
• Ngaku Petugas Buser Lagi Memburu Penjahat, Jupri yang Malang Melintang Edarkan Ganja Akhirnya Kecele
• Usai Pesan Agar 2 Anaknya Ngaji di Pesantren, Pria di Sidoarjo Langsung Terjun ke Dasar Kali Porong
• Gara-gara Kaki Terkilir, Bapak 6 Anak ini Enam Kali Cabuli Siswi SMP di Magetan Hingga Hamil 8 Bulan
Sebelumnya, aksi mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blitar dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar di depan Kantor Wali Kota Blitar, Selasa (18/12/2018) juga sempat memanas.
Aksi para mahasiswa itu menuntut Pemkot Blitar untuk menutup karaoke Maxi Brillian yang digerebek Polda Jatim beberapa waktu lalu.
Para mahasiswa menggelar orasi di jalan depan Kantor Wali Kota Blitar. Mereka juga mengadakan aksi teatrikal.
Sebelum ke kantor Wali Kota Blitar, para mahasiswa sempat menggelar aksi di depan Polres Blitar Kota.
Para mahasiswa juga berorasi di depan Polres Blitar Kota.
Mereka meminta polisi tegas menindak karaoke Maxi Brillian.
Aksi mahasiswa di depan Polres Blitar Kota sempat memanas.
Aksi memanas ketika mahasiswa minta perwakilan polisi untuk keluar menemui peserta demo.
• Istri Sedang Hamil 8 Bulan, Pria di Malang ini Selingkuhi ABG dan 5 Kali Hubungan Intim Hingga Hamil
• Lompat Jendela Berbuat Mesum dengan Janda, Pasangan Selingkuh di Sumenep Dikepung Warga Lalu Dikeler
• Tarif Vanessa Rp 80 Juta Tapi Hanya Dibayar Rp 35 Juta, Begini Aliran Uang Bisnis Prostitusi Online
Tetapi, dari pihak polisi tidak ada yang keluar menemui mahasiswa.
Akhirnya para mahasiswa berusaha memaksa masuk dengan menerobos pagar Polres Blitar Kota.
Sempat terjadi kontak fisik antara para mahasiswa dan polisi.
Setelah terjadi kericuhan, akhirnya perwakilan polisi ada yang keluar menemui mahasiswa.
"Saya sempat kena pukul di pelipis. Teman-teman yang lain juga kena pukul polisi," kata M Rifai, salah satu peserta aksi.