Guru Honorer Dimutilasi

Dua Tersangka Pembunuh Budi Hartanto Guru Honorer Dimutilasi Tulis Surat Minta Maaf, Begini Isinya

BREAKING NEWS - Dua Tersangka Pembunuh Budi Hartanto Guru Honorer Dimutilasi Tulis Surat Permintaan Maaf, Begini Isi Lengkapnya

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/DIDIK MASHUDI
Aris Sugianto dan Azis Prakoso dua tersangka pembunuh Budi Hartanto Guru Honorer Dimutilasi ketika memperlihatkan surat permintaan maaf dari balik sel tahanan di Kediri, kepada orangtua Budi Hartanto, Kamis (11/7/2019). 

Menurut Taufik, peristiwa pembunuhan yang menimpa korban Budi Hartanto akibat adanya permulaan sebab dan akibat.

"Nanti kita buktikan di persidangan," jelasnya.

Pacari Anak 13 Tahun, Pemuda ini Hubungan Badan di Kandang Ayam & Ketiduran, Ortu Datang Berpelukan

Kenalan Lewat WA Hingga Tarif Kencan, Berikut 5 Fakta Penting Pria Gay Tulungagung Cabuli 50 Lelaki

Bermula Operasi Caesar, Suami Jual Istri 20 Tahun untuk Ditiduri Lelaki, Follower Twitter Melonjak

Selanjutnya, kedua tersangka bakal dititipkan di Lapas Kota Kediri selama 20 hari ke depan.

Kemudian jaksa penuntut akan mengajukan jadwal persidangannya.

"Surat permohonan maaf ini akan kami sampaikan kepada majelis hakim agar menjadi pertimbangan dalam memutuskan perkaranya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya. Aris Sugianto dan Azis Prakoso ditahan setelah menghabisi Budi Hartanto yang menuntut upah "servisnya" kepada Aris Sugianto.

Karena tersangka Aris Sugianto tidak memberikan uang sesuai janji awalnya.

Kedua pasangan sejenis itu kemudian terlibat cek cok yang kemudian dilerai oleh Azis Prakoso.

Namun Azis malah dibacok korban dan dibalas dengan bacokan hingga akhirnya korban meninggal.

Selanjutnya kedua pelaku membuang mayat korban dengan dimasukkan dalam koper dan dibuang di Sungai.

Sedangkan kelama korban dibuang di Dam Kras. (dim)

VIRAL Tatib Takuti Warga Bikinan RW di Kota Malang, Selingkuh Denda Jutaan, KDRT Dendanya juga Besar

VIDEO VIRAL Sopir Bus PO Sugeng Rahayu Nekat Terobos Lampu Merah Gilas Motor, Warga Mengepung, Lalu?

Usai Dugem Geber Honda Jazz di Kota Malang, Wijaya Tabrak Motor dan Rumah, Bikin Nuri Meregang Nyawa

Usai Melihat Mobil Tentara di Jalan Raya Juanda, Truk Boks Bermuatan Kopi ini Langsung Terguling

Sempat Diduga Bukan Terpeleset, Polisi Temukan Sebab Baru Kematian Pendaki Thoriq di Gunung Piramid

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved