Berita Sumenep

Kasus Dugaan Korupsi APBDes di Sumenep Mandek, Polisi Sebut Pengusutan Terkendala Faktor Cuaca

Polisi mengungkap penyebab pihaknya belum mengecek pekerjaan fisik kasus dugaan korupsi APBDes di Kecamatan Arjasa.

Kasus Dugaan Korupsi APBDes di Sumenep Mandek, Polisi Sebut Pengusutan Terkendala Faktor Cuaca
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S Marwoto, Kamis (1/8/2019). 

Polisi mengungkap penyebab pihaknya belum mengecek pekerjaan fisik kasus dugaan korupsi APBDes di Kecamatan Arjasa

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S Marwoto mengungkap penyebab pihak kepolisian belum mengecek pekerjaan fisik kasus dugaan korupsi pengelolaan APBDes di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

AKP Tego S Marwoto mengaku, pihaknya tengah mendalami kasus dugaan korupsi pengelolaan APBDes tahun anggaran 2015, 2016, dan 2017 tersebut.

"Kasus ini akan kami seriusi. Hanya, kadang terkendala ombak, sehingga kami belum bisa ke sana untuk meninjau langsung apa yang menjadi proyek DD/ADD masing-masing desa itu," kata AKP Tego S Marwoto, Kamis (1/8/2019).

Penyebab Kebakaran di Pasar Anom Baru Sumenep Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Temuan Tim Labfor

Seribu Wanita di Sumenep Terancam Jadi Janda, Pengadilan Agama Beri Penjelasan Soal Kasus Perceraian

AKP Tego S Marwoto menyebut, pihaknya meminta waktu dalam proses penyidikan dugaan penyimpangan DD/ADD di 19 desa se-Kecamatan Arjasa tersebut.

"Mohon waktu, ya," katanya.

Sebelumnya, penyidik telah melakukan pemanggilan awal sejumlah kepala desa pada Maret 2019 lalu.

Namun, hingga kini, penyidik masih belum melakukan peninjauan hasil pekerjaan yang dibiayai melalui APBN dan APBD tersebut.

600 Anak di Kota Madiun Menderita Stunting, Wali Kota Ajak Masyarakat Mulai Gemar Makan Ikan

"Kalau tidak salah, 4 desa yang belum, saya tidak bisa sampaikan sekarang, karena belum klarifikasi fakta yang disampaikan itu," ucap dia.

Sebelumnya, tersebar surat yang dikeluarkan oleh Polres Sumenep dan ditujukan kepada Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim di media sosial.

Surat itu diketahui berisi tentang bantuan penyampaian surat klarifikasi dan permohonan data realisasi APBDes tahun 2015, 2016, dan 2017 se-Kecamatan Arjasa.

Penyebab Payudara Kendur, Benarkah Menyusui Dapat Mengubah Bentuk dan Ukuran Dada Wanita?

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved