Berita Bangkalan

Tim Pemantau Hewan Kurban Bangkalan Lakukan Sidak Jelang Idul Adha, Temukan 3 Kambing yang Sakit

Tim menemukan tiga ekor kambing itu di Pasar Kecamatan Galis (dua ekor) dan Pasar Kecamatan Burneh (satu ekor), Selasa (6/8/2019).

Tim Pemantau Hewan Kurban Bangkalan Lakukan Sidak Jelang Idul Adha, Temukan 3 Kambing yang Sakit
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Tim Pemantau Hewan Kurban Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan menggelar pemantauan kesehatan hewan kurban menjelang Lebaran Kurban di Kelurahan Pangeranan, Rabu (7/8/2019) 

Tim Pemantau Hewan Kurban Bangkalan Lakukan Sidak Jelang Idul Adha, Temukan 3 Kambing yang Sakit

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Tim Pemantau Hewan Kurban Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, Madura menggelar pemantauan kesehatan hewan kurban menjelang Lebaran Kurban.

Hasilnya, tiga ekor kambing ditemukan menderita sakit mata dan diare.

Tim menemukan tiga ekor kambing itu di Pasar Kecamatan Galis (dua ekor) dan Pasar Kecamatan Burneh (satu ekor), Selasa (6/8/2019).

"Di Pasar Galis, kami menemukan satu ekor kambing sakit dan satu ekor diare. Sedangkan di Burneh, seekor kambing lainnya menderita sakit mata," ungkap Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertanak Bangkalan, drh Siti Sumira, Rabu (7/8/2019).

Ia menjelaskan, pihaknya memutuskan untuk mengisolasi tiga kambing tersebut agar tidak dijual untuk sementara waktu.

Belikan Anaknya HP iPhone, Ibu ini Malah Dipenjara Karena Beli HP Curian, Bermula Lewat Facebook

Diduga Karena Asmara, Pria dan Wanita di Bangkalan Madura ini Dibantai Dengan Sadis di Dekat Pasar

Godaan Juventus Pupus, Penyerang Manchester United Romelu Lukaku Kini Didekati Inter Milan

"Kami tangani dulu agar kembali normal. Kendati demikian, dagingnya masih layak dan aman dikonsumsi," jelasnya.

Dokter hewan yang akrab disapa Ira itu memaparkan, pemeriksaan dan pengawasan hewan kurban itu untuk memastikan semua hewan kurban dalam keadaan sehat.

Hewan ternak dikategorikan layak kurban, lanjutnya, apabila memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Seperti fisik sehat, cukup umur, dan tidak cacat.

"Semua itu dapat diketahui melalui proses pemeriksaan kondisi fisik hewan. Seperti pengecekan temperatur suhu tubuh, gerakan, kulit, dan anus," paparnya.

Guna mengetahui hewan ternak sudah cukup umur atau belum, lanjutnya, dapat diketahui melalui proses pemeriksaan gigi hewan secara keseluruhan.

"Kalau untuk memastikan hewan cacat atau tidak, kami melakukan pemeriksaan mulai dari mata, telinga, tanduk, dan kaki," terangnya.

Di hari ketiga pemantauan ini, tim memeriksa kesehatan 13 ekor sapi dan enam ekor kambing di Kelurahan Pangeranan. Hasilnya, semuanya memenuhi persyaratan dan layak kurban.

"Setiap hewan yang telah dinyatakan sehat kami beri surat keterangan kesehatan hewan kurban," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved