Berita Sampang

Hendak Masuk ke TPS Pilkades Sampang untuk Mencoblos, Pria ini Ditarik Lalu Dikeroyok dan Dipukuli

Muhidin menambahkan, setelah dikeroyok Syafi mengalami luka di bagian kepala, serta pelipis dan mata kanan membengkak.

Hendak Masuk ke TPS Pilkades Sampang untuk Mencoblos, Pria ini Ditarik Lalu Dikeroyok dan Dipukuli
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kondisi Syafi selesai dikeroyok di TPS Desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (21/11/2019). 

Hendak Masuk ke TPS Pilkades Sampang untuk Mencoblos, Pria ini Ditarik Lalu Dikeroyok dan Dipukuli

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebuah pengeroyokan terjadi di Tempat Pemilihan Suara (TPS) Desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (21/11/2019).

Pengeroyokan tersebut dialami oleh Syafi (25) saat hendak menyoblos ke TPS di Desanya.

Warga sekitar, Muhidin mengatakan, dikeroyok sejumlah orang saat hendak mau masuk ke TPS.

"Saat itu korban berada di depan pintu TPS dan tiba-tiba ditarik ke belakang dan langsung dipukuli," ujarnya kepada TribunMadura.com.

Muhidin menambahkan, setelah dikeroyok Syafi mengalami luka di bagian kepala, serta pelipis dan mata kanan membengkak.

"Selesai kejadian Syafi dibawa ke Rumah Sakit," tuturnya.

Di Kampungnya ada Pengajian, Pria Tulungagung ini Malah Memilih Berbuat Dosa dan Masuk Penjara

Siswi SD Berhasil Kabur dari Penculikan, Sempat Makan Bekal dan Pulang, Ibu Kaget Gelagat Putrinya

Dijelaskannya, bahwa Syafi sebenarnya bukan asli warga Desa Tadden, namun dirinya memiliki hak suara mencoblos karena sudah menjadi warga Desa Tadden.

"Syafi merupakan asli warga Jalan Mutiara Kecamatan Sampang yang sudah menikah lebih dari satu tahun dengan warga Desa Tadden dan memiliki hak suara untuk menyoblos," jelas Muhidin.

Halaman
12
Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved