Berita Malang

Sidang Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang Bakal Mirip dengan Persidangan Jessica Kumala Wongso

Sidang terdakwa kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang mirip persidangan Jessica Kumala Wongso.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG dan TribunMadura.com/Aminatus Sofya
Kolase Jessica Kumala Wongso dan Sugeng - Sidang Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang Bakal Mirip dengan Persidangan Jessica Kumala Wongso 

Sidang terdakwa kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang mirip persidangan Jessica Kumala Wongso

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Tim penasihat hukum terdakwa kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Sugeng Santoso bakal menghadirkan ahli pidana dari Universitas Brawijaya.

Sidang Sugeng selanjutnya diprediksi seru dan mirip persidangan Jessica Kumala Wongso.

“Nanti hadirkan ahli pidana materiil dari Universitas Brawijaya," kata penasihat hukum Sugeng, Iwan Kuswardi, Selasa (14/1/2020).

Ingat Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang, Sugeng si Jagal Bantah BAP Polisi, Beber Hal Mengejutkan

Anakan Ular Kobra Ditemukan di Garasi Rumah Warga Kota Malang, Punya Racun Bisa yang Mematikan

20 Kali Menjambret di Wilayah Malang Raya, Buruh Bangunan Dibekuk Polisi Berkat Rekaman CCTV 

"Seperti di persidangan Jessica (Jessica Kumala Wongso),” sambung dia.

Ia menambahkan, saksi ahli itu akan menjelaskan unsur yang harus dibuktikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam dakwaannya.

Dalam sidang dakwaan, JPU mendakwa Sugeng melanggar pasal 338 tentang pembunuhan dan pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

“Jadi saksi ahli ini akan menjelaskan, dakwaan jaksa ini unsurnya apa," ucap dia.

"Apa yang harus dibuktikan oleh jaksa,” katanya.

Tarif Penjualan Air ke Kota Malang dan Kabupaten Malang Bakal Dinaikkan Setelah 15 Tahun Terakhir

Penjual Stiker di Kota Malang Diduga Paksa Pengendara Beli Dagangannya, Dilaporkan Warga ke Polisi

Meski tak akan berdampak pada vonis yang akan dijatuhkan, Iwan optimistis jika saksi ahli ini akan membuka cakrawala tentang hukum pidana kepada khalayak yang mengikuti sidang, termasuk hakim.

“Karena ahli ini adalah orang yang akan menjelaskan sesuai pengetahuannya," ungkap dia.

"Jadi nanti dia akan memberikan ilmu kepada saya, termasuk wartawan yang juga mengikuti persidangan,” tutupnya.

Persidangan Sugeng selanjutnya akan digelar pada 20 Januari 2020 dengan agenda mendengarkan saksi ahli dari penasihat hukum.

Sebelumnya, Sugeng harus duduk di kursi pesakitan untuk menjalani sidang atas perbuatan yang dilakukan.

Kapolres Pamekasan Beri Santunan untuk Keluarga Anak Penderita Lumpuh dan Kelainan Sejak Lahir

Panselda Resmi Umumkan Jadwal Tes SKD CPNS 2019 di Pamekasan, Pelaksanaan Berlangsung selama 12 Hari

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved