Breaking News:

Kontainer Isi Sampah Impor Menepi di Pelabuhan Tanjung Priok, DPR RI Minta Kembalikan ke Negara Asal

Sampah-sampah di dalam kontainer itu merupakan barang impor dan dikirim ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Instagram/dedimulyadi71
Sampah impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (23/1/2020). - Kontainer Isi Sampah Impor Menepi di Pelabuhan Tanjung Priok, DPR RI Minta Kembalikan ke Negara Asal 

"Bukan dari TPA kita, tapi TPA di Amerika. Jadi kita ini impor sampah," tuturnya.

Dedi Mulyadi menjelaskan, jumlah kontainer yang berisi sampah impor yang sudah masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok mencapai sekitar 70 kontainer.

Dari informasi yang didapatnya, total keseluruhan sampah impor yang akan masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 1.015 kontainer.

"1015 itu tersebar di 15 titik di Indonesia. Tapi semuanya nantinya akan menuju Tanjung priok," jelasnya.

Dedi mengatakan, sumber masalah utama ada di Sucofindo yang seharusnya menjadi filter barang-barang impor yang masuk ke dalam negeri.

Menurut dia, Sucofindo telah lalai membiarkan masuk sampah-sampah dari luar negeri.

"Problem utama adalah Sucofindo sebagai mitra Kementerian Perdagangan untuk melakukan survei dari sisi barang impor itu ternyata tidak melakukan pemeriksaan," katanya.

Lirik Lagu Dear Me Taeyeon Girls Generation, Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia dan Chordnya

PP Muhammadiyah Haramkan Rokok Elektrik, Komitmen Dukung Regulasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

"Sucofindo hanya melakukan pemeriksaan administrasi," tuturnya.

Dedi mengatakan, kelalaian Sucofindo dikhawatirkan dapat mengancam keamanan negara.

"Bagaimana kalau materi itu bukan sampah, tapi narkoba. Bagaimana kalau limbah beracun. Bagaimana kalau senjata," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved