Berita Sampang

Bertemu Kepala Disdik Jatim, Kacab Disdik Sampang Wadul soal Jumlah Pengawas Pendidikan SMA/SMK

Jumlah pengawas di Kabupaten Sampang dinilai tidak sepadan dengan jumlah lembaga SMA/SMK.

Bertemu Kepala Disdik Jatim, Kacab Disdik Sampang Wadul soal Jumlah Pengawas Pendidikan SMA/SMK
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sampang, Asyari saat melakukan pidato di acara silaturahmi bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi di SMK Negeri 2 Sampang, Rabu (5/2/2020) siang. 

Jumlah pengawas di Kabupaten Sampang dinilai tidak sepadan dengan jumlah lembaga SMA/SMK

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Tenaga pengawas di lingkungan lembaga pendidikan SMA/SMK di Kabupaten Sampang masih butuh perhatian.

Saat ini, jumlah pengawas di Kabupaten Sampang tidak sepadan dengan jumlah lembaga SMA/SMK yang disebut paling banyak antara kabupaten lain se-Madura.

Hal itu disebutkan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sampang, Asyari saat melakukan pidato di acara silaturahmi bersama Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi di SMKN 2 Sampang.

TERUNGKAP, Pengobatan Ningsih Tinampi Adalah Aliran Kepercayaan, Dinkes Jatim Beri Warning Keras ini

Pamekasan Bakal Punya Gedung Bioskop Bernama Kota Cinema Mall, ini Lokasi dan Tanggal Launchingnya

3 Perwira Polres Sampang Terima Sertijab Baru, Kasat Sabhara Dijabat oleh AKP Joko Dwi Agus Susanto

"Jumlah pengawas saatnya ini di Kabupaten Sampang hanya tiga orang," kata Asyari, Rabu (5/2/2020).

"Sedangkan untuk jumlah lembaga SMA/SMK sebanyak 164 lembaga," sambung dia.

Asyari mengatakan, tiga pengawas tersebut harus mengelola, membimbing, dan memonitor 163 lembaga SMA/SMK di Kabupaten Sampang.

"Keseluruhan lembaga sekolah tersebut dibina oleh 3 tenaga pengawas," ungkap dia.

"Artinya kalau dilihat dari proporsi pengawas sangat kurang," ucapnya.

Padahal, sekurang kurangnya pengawas, Asyari menyebutkan, satu pengawas itu membina tujuh lembaga.

"Namun terakhir kami membuat SK pembagian tugas yaitu, satu pengawas di Kabupaten Sampang mengendalikan atau membina antara 53-54 lembaga," tuturnya.

Karenanya, ia berharap Dinas Pendidikan Jatim untuk memprihatinkan kondisi tersebut secara khusus, agar mutu pendidikan di Kabupaten Sampang maju.

Lebih lanjut, untuk 163 lembaga SMA/SMK di Sampang rinciannya yakni, 10 SMA Negeri dan 70 SMA Swasta.

"Tujuh SMK Negeri, 74 SMK Swasta dan dua PK-PLK, dua duanya negeri," tutupnya.

Stadion Sepak Bola di Sampang Butuh 95 Bidang Tanah, Pembebasan Lahan Ditargetkan Rampung pada 2020

Tukang Becak di Surabaya Bacok Dua Tetangganya, Pelaku: Parangnya Berkarat Tak Bisa Buat Menusuk

Gadis 13 Tahun Dicabuli Kekasih Ibunya Sendiri, Pelaku Mengancam Bunuh Diri Jika Tak Dilayani

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved