Berita Sampang

Tiga SMK di Sampang Madura Berpotensi Membentuk BLUD, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Beri Dukungan

BLUD merupakan program yang diintruksikan oleh Dinas Pendidikan Jatim guna meningkatkan kompetensi siswa di lembaga SMK.

Tiga SMK di Sampang Madura Berpotensi Membentuk BLUD, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Beri Dukungan
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sampang, Asyari saat ditemui TribunMadura.com, Rabu (11/9/2019). 

BLUD merupakan program yang diintruksikan oleh Dinas Pendidikan Jatim guna meningkatkan kompetensi siswa di lembaga SMK

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUADURA.COM, SAMPANG - Tiga lembaga SMK di Kabupaten Sampang berpotensi membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

BLUD merupakan program yang diintruksikan oleh Dinas Pendidikan Jatim guna meningkatkan kompetensi siswa di lembaga SMK se Jawa Timur.

Melalui BLUD, teaching factory SMK akan melatih siswa untuk dapat melakukan proses produksi selayaknya industri.

Peserta yang Lulus Passing Grade Tes SKD CPNS 2019 Belum Tentu Bisa Ikut Tes SKB, Begini Hitungannya

Link Download Drama Korea Crash Landing on You Lengkap dengan Sub Bahasa Indonesia Episode 1 - 14

Wali Kota Risma Ungkap Alasan Ingin Surabaya Jadi Venue Piala Dunia U-20, Singgung soal Kebanggaan

Inovasi yang diciptakan para pelajar SMK ini tidak hanya menjadi pajangan praktik saja namun produk harus mampu dipasarkan sesuai standar industri.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sampang, Asyari mengatakan, SMK yang berpotensi untuk membentuk BLUD di Kabupaten Sampang di antaranya, SMK 1 Sampang, SMK 2 Sampang, dan SMK Tambelangan.

Asyari menyebutkan bukan berarti SMK lainnya yang lainnya tidak berpotensi bisa membentuk BLUD, namun yang lebih memungkinkan tiga SMK tersebut.

"Untuk yang lain bisa tapi butuh waktu," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (11/2/2020).

Untuk mempercepat pembentukan BLUD, Asyari menyampaikan, pihaknya mendorong ketiga SMK tersebut selambat-lambatnya satu atau dua tahun ini harus sudah kelar.

Rumah Warga Pamekasan Digerebek Reskrim Polres Sampang, 10 Motor Berbagai Merek Disita Polisi

Pelaku Kasus Pencabulan di Sampang Masih Berkeliaran, Polisi Ajak Warga Kerja Sama Tangkap Tersangka

"Jadi pihak sekolah harus mempersiapkan sisi SDM harus dikuatkan," kata dia.

"Kemudian anak-anak murid juga harus diciptakan sebuah atmosfer dari lingkungan pembelajaran yang memungkinkan blus itu ada," tambahnya.

Lebih lanjut, Asyari menambahkan, untuk contoh usaha yang akan dibentuk seperti halnya bisnis seperti pengolahan hasil pertanian.

Menurutnya, hal itu berarti memberikan sentuhan teknologi terhadap hasil tani, perikanan, dan kelautan yang kemudian diproduksi sebuah produk yg memiliki nilai tinggi.

"Setelah terbentuk, produk tersebut bisa dipasarkan ke toko-toko modern seperti supermarket," pungkasnya.

DPO Pengedar Sabu asal Banyuates Sampang Diringkus Polisi, Susul Istri dan Iparnya ke Jeruji Besi

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved