Berita Pamekasan

Rumah Warga Pamekasan Digerebek Reskrim Polres Sampang, 10 Motor Berbagai Merek Disita Polisi

Anggota Reskrim Polres Sampang dan anggota Reskrim Pademawu meringkus tersangka kasus penadah sepeda motor.

Rumah Warga Pamekasan Digerebek Reskrim Polres Sampang, 10 Motor Berbagai Merek Disita Polisi
Dok Humas Polsek Pademawu
Penggerebekan rumah penadah sepeda motor di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Senin (10/2/2020)  

Anggota Reskrim Polres Sampang dan anggota Reskrim Polsek Pademawu meringkus tersangka kasus penadah sepeda motor

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Hasan, warga Dusun Tanjung Selatan, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, terpaksa harus menyerah kepada polisi.

Pria berusia 60 tahun itu tak berkutik setelah rumahnya digrebek oleh anggota Reskrim Polres Sampang dan anggota Reskrim Polsek Pademawu Kabupaten Pamekasan, Senin (10/2/2020) sekitar pukul 15.15 WIB.

Kapolsek Pademawu, AKP Suryono melalui Waka Polsek Pademawu, Ipda Nanang Hp mengatakan, Hasan ditangkap lantaran diduga telah menjadi penadah sepeda motor.

Peserta yang Lulus Passing Grade Tes SKD CPNS 2019 Belum Tentu Bisa Ikut Tes SKB, Begini Hitungannya

Pelaku Kasus Pencabulan di Sampang Masih Berkeliaran, Polisi Ajak Warga Kerja Sama Tangkap Tersangka

Sumenep Dilanda Angin Puting Beliung, 24 Rumah Warga Saronggi Rusak dan 2 Orang Mengalami Luka

Penggerebekan rumah penadah sepeda motor di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Senin (10/2/2020)
Penggerebekan rumah penadah sepeda motor di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Senin (10/2/2020) (Dok Humas Polsek Pademawu)

Dari penggeledahan di rumah tersangka, polisi mendapatkan barang bukti sebanyak 10 sepeda motor bodong.

Ada pun sejumlah merek sepeda motor yang diamankan dari tersangka, yakni vixion, mio soul, mio sporty, supra fit, beat, dan mio GT.

Selain mengamankan barang bukti sepeda motor tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah onderdil sepeda motor, seperti shock sepeda motor dan sejumlah spion sepeda motor yang sudah diperotoli.

"Untuk info lebih lanjut terkait kasusnya silakan ditanyakan ke Reskrim Polres Sampang," kata Ipda Nanang HP kepada TribunMadura.com, Selasa (11/2/2020).

"Kami hanya membantu back up saja," sambung dia.

"Tersangka sudah dibawa Reskrim Sampang," lanjutnya.

Ditanya mengenai berapa lama tersangka menjadi penadah sepeda motor, Ipda Nanang HP mengaku tidak bisa menjelaskan.

Sebab kasus tersebut, kata dia, merupakan kasus perkembangan dari wilayah hukum Polres Sampang.

Buron 3 Tahun setelah Bawa Kabur Uang Perusahaan, Sopir asal Sampang Ditangkap Polisi di Dalam Bus

Kakek di Sampang Bacok Kepala Sepupu Pakai Celurit, Lukanya sampai Tembus ke Tulang Tengkorak

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved