Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Madura

Beredar Kabar Warga Sumenep Diduga Terjangkit Virus Corona, Komandan Kodim 0827 Sumenep Beri Reaksi

Beredar kabar melalui pesan grup WhatsApp seorang warga Kabupaten Sumenep diduga positif terjangkit virus corona.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Daily Mail via Tribun Style
ilustrasi - Beredar Kabar Warga Sumenep Diduga Terjangkit Virus Corona, Komandan Kodim 0827 Sumenep Beri Reaksi 

Beredar kabar melalui pesan grup WhatsApp seorang warga Kabupaten Sumenep diduga positif terjangkit virus corona

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Beredar kabar seorang warga Kabupaten Sumenep diduga positif terjangkit virus corona.

Kabar warga Kabupaten Sumenep diduga positif terjangkit virus corona beredar melalui pesan grup WhatsApp.

Pada pesan itu, tertulis jika warga tersebut sedang dirujuk ke RSUD dr H Moh Anwar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sejumlah Sekolah di Sampang Tambah Tempat Cuci Tangan dan Hand Sanitizer Antisipasi Virus Corona

Pemkab Pamekasan Liburkan Semua Tingkat Sekolah Selama 2 Pekan, Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Pemkab Pamekasan Resmi Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Berikut Isinya

Ratusan Warga India Minum Air Kencing Sapi, Mereka Percaya Mampu Tangkal Wabah Virus Corona

Komandan Kodim 0827 Sumenep, Inf Ato Sudiatna membenarkan, laporan warga Kabupaten Sumenep tersebut.

Namun, kata Inf Ato Sudiatna, hasil koordinasi dengan pihak RSUD dr H Moh Anwar Sumenep yang bersangkutan negatif virus corona.

"Sudah ada kabar dari RSUD, yang bersangkutan negatif," katanya.

Ia mengakui jika memang yang bersangkutan mengalami batuk, pilek dan sesak nafas.

"Tapi yang bersangkutan memang punya riwayat sakit dan sesak nafas sebelumnya. Untuk saat ini masih dilakukan perawatan," katanya.

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep, Heri Rahmad menambahkan jika beredarnya dugaan warga Kabupaten Sumenep terinfeksi virus corona adalah benar.

"Tidak benar dan alias hoax," kata Heri Rahmad pada TribunMadura.com.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved