Pedofilia Pasuruan Ditangkap Polisi

Pencabulan Sadis Remaja di Pasuruan, Pria Pedofil Sekap Korban Selama 3 Hari dan Sodomi Lima Kali

Penangkapan dilakukan setelah Mustofa alias Musdalifa diduga melakukan penculikan penyekapan dan pencabulan terhadap seorang remaja berinisial STN.

TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Musdalifa (47) saat di Polres Pasuruan, Selasa (17/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Mustofa alias Musdalifa ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan pada hari Selasa (17/3/2020).

Penangkapan dilakukan setelah pria berusia 47 tahun itu diduga melakukan penculikan penyekapan dan pencabulan terhadap seorang remaja berinisial STN yang masih duduk di bangku SMA di Kota Pasuruan.

Satreskrim Polres Pasuruan menangkap Mustofa alias Musdalifa tepat di rumahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, Mustofa alias Musdalifa menyekap remaja berinisial STN selama tiga hari.

Selama tiga hari, diduga kuat Mustofa alias Musdalifa melakukan perbuatan cabul dan tidak senonoh terhadap korban di rumahnya.

Diduga Gelapkan Dana PIP, FKMG Desak Disdik Bangkalan Pecat Kepsek dan Korwil di Kecamatan Geger

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Persebaya Surabaya Gelar Latihan Tertutup

KPU Kabupaten Sumenep Umumkan Calon PPS Lulus Seleksi Wawancara

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda menjelaskan, dari hasil pemeriksaan kepolisian, Mustofa alias Musdalifa  yang kini berstatus tersangka mengakui selama tiga hari dirinya melakukan perbuatan atau pelecehan seksual terhadap korban.

"Untuk sementara ini, tersangka mengaku baru empat kali menyodomi korbannya," kata Kasatreskrim saat rilis di Mapolres Pasuruan, Selasa (17/3/2020) siang.

Kasatreskrim menjelaskan, pihaknya masih akan mendalami apa memang benar tersangka ini melakukan pelecehan seksual lima kali.

"Ini masih kami dalami. Untuk sementara mengakunya masih lima kali saja. Ini masih kami kembangkan, termasuk dugaan masih ada korban tersangka lainnya yang belum terungkap," pungkas dia.

Dari tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu set kartu Remi.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved