Breaking News:

Berita Surabaya

Polisi Bongkar Sindikat Jaringan Narkoba Internasional, 30 Kg Sabu dan Ribuan Pil koplo Dimusnahkan

Sebanyak 30 kilogram sabu dan ribuan butir pil koplo serta ekstasi disita polisi dari pengungkapan kasus jaringan narkoba internasional.

TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Barang bukti sabu kasus pengungkapan kasus jaringan narkoba internasional di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (19/3/2020). 

Sebanyak 30 kilogram sabu dan ribuan butir pil koplo serta ekstasi disita polisi dari pengungkapan kasus jaringan narkoba internasional

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya memusnahkan 30 kilogram sabu dari pengungkapan kasus jaringan narkoba internasional, Kamis (19/3/2020).

Tidak hanya sabu, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya juga memusnahkan ribuan butir pil koplo dan ekstasi.

Barang bukti itu dimusnahkan kepolisian menggunakan alat incinerator yang telah disiapkan.

Orang Pertama yang Terinfeksi Virus Corona hingga Menyebar ke Sejumlah Negara, Sosoknya Asal China

Asal Mula Virus Corona yang Jadi Wabah Global, Kaitannya dengan Kelelawar Diungkap Dokter Spesialis

Apakah Orang yang Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona Bisa Terinfeksi Lagi? Ini Jawaban Peneliti

Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, barang haram itu didapat dari jaringan narkoba internasinal Malaysia-Sokobanah Kabupaten Sampang melalui dua rute pengiriman.

"Jaringan pertama kami ungkap rute Malaysia-Kediri-Jember-Sampang-Sokobanah," kata Kombes Pol Awi Setiyono.

"Lalu kami kembangkan kedua masuk dari Malaysia-Surabaya-Bangkalan lalu ke Sokobanah, Sampang," sambung dia.

Menurut Kombes Pol Awi Setiyono, pengiriman itu melalui jalur campur antara udara, laut, dan darat, tergantung situasinya.

Ia mengapresiasi kinerja Satresnarkoba Polres Pelabuhan Perak yang berhasil mengungkap 30 kilogram sabu itu dengan berasumsi jumlah masyarakat yang diselamatkan.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya merilis 72 tersangka kejahatan jalanan, Kamis (19/3/2020).
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya merilis 72 tersangka kejahatan jalanan, Kamis (19/3/2020). (TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN)

Merasa Penghasilannya Tak Menentu, Jukir di Surabaya Buka Bisnis Pengecer Sabu Selama Setahun

Pasangan Suami Istri di Sokobanah Divonis Penjara Seumur Hidup, Selundupkan Sabu 30 Kg dari Malaysia

"Kalau 1 gramnya saja bisa dikonsumsi 15 orang, polisi sudah menyelamatkan sekitar 450 ribu orang agar tidak mengkonsumsi barang haram ini," tambah dia.

Tak hanya narkoba, kejahatan jalanan juga turut menjadi atensi Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Setidaknya, ada 72 tersangka dirilis, salah satunya adalah kasus bajing loncat dan penggelapan kontainer.

"3C (curat,curas, curanmor) masih menjadi atensi kami semua baik di Polda maupun di polres serta jajaran," ucap Kombes Pol Awi Setiyono.

"Kalau di Perak memang lingkungannya pelabuhan, kerawannya jadi extra," tambah dia.

"Jambret, lalu bajing loncat dan penggelapan kerap ditemukan," pungkasnya.

Kejari Pamekasan Musnahkan 440 Ribu Batang Rokok dan 73,728 Gram Sabu Hasil Tindak Pidana 4 Bulan

Barang Dagangannya Belum Laku ke Pembeli, Pengedar Sabu asal Sokobanah Sampang Ditangkap Polisi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved