Virus Corona di Indonesia

Kenali Kontak Langsung 'Close Contact' Berisiko Terjangkit Virus Corona, Simak 5 Cara Mencegahnya

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, ada penambahan kasus pasien yang meninggal sebanyak 10 orang.

Shutterstock
Ilustrasi social distancing 

TRIBUNMADURA.COM - Pemerintah memperbarui data pasien yang meninggal akibat penyakit Covid-19 akibat terjangkit virus corona.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, ada penambahan kasus pasien yang meninggal sebanyak 10 orang.

Dengan demikian, hingga Minggu (22/3/2020) total kasus meninggal dunia menjadi 48 orang.

Menurut Terawan Agus Putranto, keduanya tertular virus Corona dari warga negara Jepang yang berkunjung ke rumah mereka di Depok, beberapa waktu lalu.

Lansia Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona Dibanding Anak Muda, Berikut 6 Cara Mencegahnya

Edarkan Pil Koplo, Buruh Harian Lepas Ditangkap Polisi, SPBU di Nganjuk Jadi Lokasi Transaksi

Bilik Sikat Corona UB Malang Akan Diuji Coba Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jatim

Warga Jepang itu baru terdeteksi positif virus Corona saat sudah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.

Setelah itu, Kemenkes melakukan penelusuran dan dipastikan ibu dan anak yang melakukan kontak dengan warga Jepang itu juga positif Corona.

Dua WNI di Indonesia positif virus Corona atau Covid-19 ini disebut terinfeksi melalui close contact atau kontak langsung dengan warga negara Jepang yang diketahui positif virus Corona.

Namun, apa itu kontak langsung?

Kontak seperti apa yang bisa menyebabkan penularan virus Corona Wuhan?

Pertama-tama, harus diingat penularan virus Corona tidak akan terjadi hanya dengan sekali kontak dengan orang yang positif terinfeksi.

Dilansir dari artikel Kompas.com (grup TribunJatim.com) sebelumnya, Dr dr Erlina Burhan, MSc, SpP(K) dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI berkata penularan virus Coronamembutuhkan kontak yang erat, dekat dalam waktu yang lama dan juga intens sekali dengan pasien yang positif.

Inilah yang disebut dengan kontak langsung.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga mendefinisikan kontak langsung sebagai berada dalam jarak dua meter dari orang yang terinfeksi Covid-19 untuk waktu yang lama.

Kontak langsung bisa terjadi ketika Anda merawat, hidup bersama, mengunjungi atau berada di ruang tunggu atau kamar yang sama dengan pasien Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved