Breaking News:

Antisipasi Virus Corona Madura

Virus Corona Belum Selesai, Dispendukcapil Sampang Batasi Pelayanan 50 Pemohon Sehari

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sampang, Madura melakukan pembatasan pelayanan bagi para pemohon dokumen kependudukan.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kantor Dispendukcapil Sampang Jalan Kusuma Bangsa Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (25/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Angka positif virus corona baru ( Covid-19 ) di Indonesia semakin tinggi.

Berdasarkan data terbaru per Selasa (24/3/2020), angka pasien positif virus corona telah mencapai 686 orang.

Hal ini membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sampang, Madura melakukan pembatasan pelayanan bagi para pemohon dokumen kependudukan.

Hal itu dilakukan untuk upaya pencegahan penularan virus vorona atau Covid-19 yang saat ini mulai mewabah di sejumlah daerah di Indonesia dengan cara meminimalisir terjadinya pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Selain itu, pembatasan pelayanan ini diterapkan untuk menyesuaikan jam kerja yang sebelumnya telah dipangkas melalui surat edaran dari Bupati Sampang.

UPDATE TERKINI Covid-19 Indonesia : 686 Kasus, 24 Provinsi hingga Kebijakan Baru Presiden Jokowi

Sinopsis Film Outcast Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV Pukul 00.00 WIB, Dibintangi Nicolas Cage

Personel Gabungan Gelar Patroli, Kapolres Bangkalan: Ada Kesadaran Masyarakat Hindari Kerumunan

Plt Kepala Dispendukcapil Sampang Edi Subinto mengatakan, pelayanan ini akan membatasi jumlah layanan dalam sehari sebanyak 50 pemohon.

Dari jumlah pemohon tersebut, dipilih dari yang paling urgent atau memiliki keperluan mendesak.

"Kami akan prioritaskan pemohon yang mendesak misalnya, kepentingan orang sakit, kepentingan BPJS, dan lainnya," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (25/3/2020).

Edi Subinto menambahkan, sedangkan bagi pemohon yang mengurus tapi keperluannya tidak mendesak disarankan sementara waktu untuk ditunda.

Sebab, menurutnya pembatasan kuota ini bertujuan untuk memutus rantai virus penyebaran corona dikabupaten Sampang agar tidak ada warga yang terinfeksi.

"Sebagai alternatif para pemohon bisa melalui mekanisme pengajuan di Kecamatan masing-masing agar tidak terjadi penumpukan di Dinas atau terjadi antrian panjang yang menimbulkan keramaian," terangnya.

Lebih lanjut, ia berharap kepada masyarakat Sampang khusunya pemohon agar memaklumi kebijakan ini karena demi kebaikan bersama.

Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Busana Seorang ABK Tugboat di Pelabuhan PLTU Tuban

BERITA TERPOPULER SELEB HARI INI: Kabar Terbaru Saipul Jamil hingga Mayangsari Marahi Pramusaji

BERITA TERPOPULER MADURA: Tes SKB CPNS di Pamekasan Ditunda hingga Masker dan Hand Sanitizer Langka

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved