Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Madura

Beredar Kabar Madura Lockdown untuk Cegah Virus Corona atau Covid-19, Begini Kata Gubernur Khofifah

Beredar di WhatsApp surat perintah dilakukannya lockdown Madura untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
jalur Jembatan Suramadu menuju Kota Surabaya, Kamis (19/9/2019) - Beredar Kabar Madura Lockdown untuk Cegah Virus Corona atau Covid-19, Begini Kata Gubernur Khofifah 

Lebih lanjut, Khofifah Indar Parawansa menuturkan, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tidak mudik.

Karenanya, secara khusus Khofifah meminta agar pedagang asal Madura yang tengah merantau di DKI Jakarta untuk tidak mudik lebaran dan tinggal di sana sampai wabah virus corona berakhir. 

Sebab potensi penyebaran virus justru akan meningkat jika ada mobilitas masyarakat dalam skala besar.

Anjuran itu juga berlaku untuk pedagang asal Jatim yang lain seperti Lamongan.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan penyiapakan disenfektasi drive thru ini adalah upaya yang lebih masif untuk mencegah penyebaran virus corona di kawasan Madura dan kepulauan. 

“Kami berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, serta Pangkoarmada, kami akan siap memasang alat disinfektan drive thru untuk arus dari maupun ke Madura baik dari Surabaya maupun titik-titik masuk di wilayah kepulauan,” kata Khofifah. 

Pihaknya menyebut jalur masuk seperti pelabuhan juga termasuk titik titik yang menjadi prioritas pemasangan alat disenfektasi drive through. 

Pedagang Pecel Lele dan Penyetan Sari Laut Diimbau Tak Mudik Lebaran untuk Antisipasi Virus Corona

Inilah Perbedaan Social Distancing dengan Lockdown yang Digunakan Mencegah Penyebaran Virus Corona

Sejauh ini upaya disinfektasi drive thru sudah dilakukan di banyak titik di Jawa Timur. Termasuk di Grahadi, di jalur masuk Kota Surabaya maupun juga di lima bakorwil. Khofifah ingin agar layanan ini juga sampai untuk masyarakat Madura dan juga kepulauan Madura.

“Kita akan maksimalkan di titik-titik pelabuhan baik dari maupun ke kepulauan di Sumenep. Kita akan koordinasikan penyiapan tendanya di titik-titik itu agar segera kita lakukan. Karena ketersediaan desinfektan di Pemprov saat ini cukup untuk melakukan itu,” kata Khofifah.

Terlebih karena sejauh ini beberapa kalangan masyarakat aktif melakukan donasi dan pemberian bahan desinfektan secara sukarela. Desinfektan tersebut digunakan untuk penyemprotan di layanan publik, kantor pemerintahan, dan juga di sarana transportasi. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved