Antisipasi Virus Corona di Jawa Timur

Kebutuhan Alat Perlindungan Diri di Jatim Capai 3.200 Per Hari, Khofifah Cari Solusi Kecukupan APD

Khofifah Indar Parawansa menyebut, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) saat ini di rumah sakit jaringan Pemprov Jatim mencapai 3.200 buah per hari.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke PT Putrateja Sempurna di Kota Probolinggo, Rabu (1/4/2020) yang mampu memproduksi 1 juta APD per bulan. 

Sehinga kebuthan APD harus disuplai secara harian.

Nasib Belasan Bank di Sepanjang Jalan Raya Darmo yang Ditutup Dua Minggu untuk Physical Distancing

Polres Pamekasan Kembalikan Kendaraan Hasil Razia, Ini Syarat yang Harus Dilengkapi untuk Mengambil

Dukung Kebijakan PSSI, Pemain dan Tim Pelatih Terima Gaji 25 Persen Selama Jeda Kompetisi

“Sebentar lagi kita akan rapat dengan ownernya terkait berapa kuota yang bisa kita dapatkan. Karena kalau kita bicara kebutuhan, satu pasien Covid-19 kita membutuhkan 23 APD. Jadi kalau misalnya di RSUD dr Soetomo, sekarang sedang merawat 11 pasien maka ya kebutuhan sehari ya 11 dikalikan 23 APD,” tegas Khofifah.

Dengan hitungan tersebut maka menurut Khofifah Indar Parawansa kebutuhan hazmat dan APD rumah sakit di Jawa Timur sehari mencapai 3.200 buah dalam sehari. Sehingga dibutuhkan suplai dalam jumlah yang sangat besar. 

“Maka yang seperti ini kita bisa menghitung sampai pada peaknya (wabah), untuk rumah sakit yang ada dalam koordinasi Pemprov, kita butuhnya 3.200 APD sehari,” katanya.

Dalam kunjungan ini, Khofifah Indar Parawansa turut mengajak Ketua Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jawa Timur Joni Wahyuhadi.

Khususnya untuk memastikan kualitas dari hazmat APD yang diproduksi oleh PT Putrateja Sempurna.

Dan ternyata kualitasnya dipastikan memenuhi standar WHO dan berkualitas premium. 

Madura FC Umumkan 16 Pemain dan Tim Pelatih yang Siap Arungi Liga 3 2020

Setelah Sempat 2 Kali Ditolak Warga Lampung, Jenazah Pasien Corona Akhirnya Dimakamkan

Liburkan Skuad Laskar Trunojoyo, Pelatih Persesa Sampang Minta Pemain Tetap Latihan Individu

Selain mencari suplai dari sektor industri, saat ini Khofifah Indar Parawansa juga menggaet SMK yang jurusan untuk tata busana untuk memproduksi hazmat APD.

Sementara itu HM Supriyono Owner PT Putrateja Sejahtera mengatakan bahwa bahan baku produksi hazmat APD di perusahaannya akan cukup hingga tiga bulan ke depan dengan kapasitas produksi satu juta hazmat per bulan.

“Selain memproduksi hazmat 3 juta kita juga membuat masker dengan jumlah yang sama. Ini demi kepentingan nasional, yang produksi fashion kita kesampingkan dulu,” tegas Supriyono.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved