Virus Corona di Jawa Timur

Dokter Ungkap Fakta Keadaan Tenaga Medis saat Tangani Pasien Virus Corona, Singgung Jam Istirahat

Para dokter dan tenaga medis penanganan Covid-19 berkesempatan mengungkapkan pengalamannya selama menangani pasien virus corona.

KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
ilustrasi - Dokter Ungkap Fakta Keadaan Tenaga Medis saat Tangani Pasien Virus Corona, Singgung Jam Istirahat 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memiliki cara tersendiri untuk memberikan perhatian dan semangat pada tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 atau virus corona.

Satu di antara pemberian semangat yang dilakukan Khofifah Indar Parawansa yaitu dengan melakukan video conference.

Khofifah Indar Parawansa memberikan semangat melalui video conference kepada para dokter dan tenaga medis di rumah sakit yang ada di Jawa Timur, khususnya para tenaga medis di RSUD Dr Soetomo. 

China Kini Hadapi Lonjakan Kasus Virus Corona Asimptomatik, Pasien Covid-19 Wajib Dua Kali Tes Swap

Pemkot Malang Bakal Ajukan Draft PSBB Wilayah Malang Raya, Gandeng Akademisi Universitas Brawijaya

Lima Warga Nganjuk Positif Terjangkit Virus Corona, Sama-Sama Pernah Ikut Pelatihan Haji di Surabaya

Dalam kesempatan itu, ia mempersilakan para tenaga medis untuk mengatakan tentang apa yang mereka hadapi di lapangan dan yang menjadi kendala 

“Assalamualaikum. Saya Khofifah, di sini saya juga bersama Pak Wagub, Pak Sekda dan Pimpinan RS dr. Soetomo. Semua sehat ya,” kata Khofifah mengawali video conference. 

Secara khusus Khofifah menyapa mereka dan ingin mendengar tentang perjuangan mereka tenaga kesehatan di sana ketika melayani pasien Covid-19.

“Para tenaga medik ini kan melayaninya luar biasa. Bagaimana waktu istirahat para dokter dan para perawat selama proses pelayanan ini," kata dia.

"Adakah rekomendasi dari para tim medik untuk bisa menjaga stabilitas misalnya berapa hari, berapa minggu bertugas, berapa hari atau berapa minggu istirahat seperti apa? Adakah sirkulasi waktu jaga?” tanya Khofifah.

Tidak hanya itu Khofifah juga ingin mendapatkan informasi secara langsung dari para dokter dan perawat tentang pasien yang kini sedang di rawat di RSUD Dr Soetomo. 

Pemkot Malang Siapkan Tiga Rumah Transit Bagi ODR, Universitas Kanjuruhan Satu di Antara Lokasinya

Amalan yang Dianjurkan pada Malam Nisfu Syaban Rabu 8 April 2020, Lengkap dengan Kumpulan Doanya

Gubernur Khofifah Indar Parawansa tampak sedang berbicara melalui video conference bersama para dokter di RSUD dr Soetomo, Senin (6/4/2020).
Gubernur Khofifah Indar Parawansa tampak sedang berbicara melalui video conference bersama para dokter di RSUD dr Soetomo, Senin (6/4/2020). (TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH)

Dari rumah sakit rujukan utama penanganan Covid-19 di Jawa Timur tersebut, hari Minggu (5/4) ada empat orang yang terkonversi dari positif menjadi negatif alias sembuh. 

“Selain 4 sembuh, informasinya ada tiga orang yang kondisinya stabil, satu orang sudah konversi negatif. Jadi kami sudah koordinasi dengan Dinas. Jadi nanti pasien akan melakukan isolasi diri di rumah. Tetap kita pantau bersama rekan-rekan kita,” kata Khofifah.

Total saat ini ada 38 pasien positif covid-19 di Jatim yang dinyatakan sembuh. Secara khusus dalam kesempatan video conference tersebut Khofifah meyampaikan apresiasinya pada para tenaga medis yang bertugas.

“Kami semua menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan baik para Dokter, tenaga medik maupun paramedik, dan kepada semua yang sudah memberikan profesionalisme dan dedikasi terbaiknya untuk memberikan layanan merawat pasien baik yang positif covid-19 maupun yang PDP,” ucap Khofifah Indar Parawansa.

Menanggapi sapaan tersebut, Dokter Spesialis Paru RSUD Dr Soetomo, dr Wahyu mengatakan, dirinya saat ini bertugas menjadi Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-Emerging (Pinere) di rumah sakit.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved