Virus Corona di Pamekasan
Dua Pasien Positif Corona di Pamekasan Madura, Hasil Rapid Test Keluarga Negatif Covid-19
Keluarga pasien dua warga Kabupaten Pamekasan, Madura, yang kembali terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 sudah dilakukan rapid test.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Keluarga pasien dua warga Kabupaten Pamekasan, Madura, yang kembali terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 sudah dilakukan rapid test, Rabu (15/4/2020).
Hal itu diutarakan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19, Ahmad Marzuki.
Ahmad Marzuki mengatakan, semua keluarga dua pasien dan orang yang pernah kontak langsung dengan pasien positif virus corona ini sudah dilakukan rapid test.
Hasilnya kata dia semuanya negatif Covid-19.
• Hasil Rapid Test, 30 Tenaga Medis Puskesmas Tanjung Sampang Negatif COVID-19
• Pondok Bersalin Desa Tentenan Timur Disulap Jadi Tempat Karantina Pemudik dan Perantau di Pamekasan
• Jumlah Kasus Corona Terus Meningkat, Pemprov Jatim Siapkan Hampir 14 Ribu Bed di RS Rujukan
"Sudah dilakukan Rapid Test dan sedang dilakukan terus, sesuai protap. Semua yang pernah kontak langsung dengan pasien ditracing dan masuk data penyelidikan epidemiologi (PE)," katanya kepada TribunMadura.com.
Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Plt Kadinkes Pamekasan ini mengutarakan, sesuai dengan hasil tracing (pelacakan) dan rapid test, semua keluarga pasien disarankan untuk melakukan isolasi mandiri.
Anjuran tersebut sudah sesuai dengan protap penanganan pencegahan Covid-19.
"Sementara ini hasil rapid test-nya negatif," ujarnya.
Tidak hanya itu, Ahmad Marzuki juga meminta kepada masyarakat Pamekasan untuk tetap waspada dan bekerja sama mencegah penyebaran virus corona ini.
"Tetap waspada, tapi jangan panik serta jauhi kerumunan," pintanya.
Dia juga meminta kepada masyarakat Pamekasan, agar rutin melakukan cuci tangan dengan sabun hingga bersih saat akan melakukan aktivitas maupun sesudah aktivitas dan upayakan berperilaku hidup sehat.
Pihaknya juga mengimbau, agar masyarakat tidak panik terkait mewabahnya virus corona ini.
Dia mengajak semua masyarakat agar bersama-sama melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus corona tersebut.
Selain mencuci tangan, pria yang karib disapa Marzuki ini juga meminta agar masyarakat setempat tidak bersentuhan secara langsung dengan masyarakat yang lain dan upayakan menjaga jarak ketika melakukan komunikasi.
Begitu pula, pihaknya mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga stamina tubuh yang sehat, serta mengkonsumsi makan-makanan yang sehat, seperti empat sehat lima sempurna.
“Jauhkan diri dari tempat yang kotor, serta makan makanan yang bersih sebelum dikonsumsi," peringatnya.
Lain dari hal itu, Marzuki juga mengimbau, agar masyarakat menghindari pertemuan atau berkerumun dengan banyak orang terlebih dahulu selama wabah virus corona belum usai.
Serta dia meminta masyarakat Pamekasan jangan keluar rumah terlebih dahulu apabila tidak ada urusan yang sangat penting.
• Warga Perantau yang Baru Datang ke Bangkalan Diimbau Terapkan Isolasi Mandiri Selama 14 Hari
• Fattah Jasin-Hairul Anwar Memakai Songkok Hitam NU hingga Diusulkan PKB Sumenep Sebagai Bacawabup
• Jurnalis Sumenep Dirikan Posko Gotong Royong Lawan Covid-19 untuk Galang Donasi Bagi Warga Terdampak
"Apabila mengalami gangguan kesehatan, di antaranya jika badan terasa panas, batuk, pilek segera periksa ke Puskesmas terdekat," pintanya.
Sekadar informasi, dua pasien baru yang terkonfirmasi positif virus corona di Pamekasan berstatus sebagai Petugas Pendamping Ibadah Haji (PPIH) dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
Pasien PPIH positif virus corona ini, berusia 57 tahun beralamat di Kecamatan Proppo.
Sementara pasien TKHI tersebut berusia 40 tahun beralamat di Kecamatan Galis.
Keduanya berinisial S dan saat ini sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan.