Breaking News:

Berita Surabaya

Jokowi Putuskan Hanya ASN Eselon III ke Bawah yang Dapat THR, Pemprov Jatim Mulai Realokasi Anggaran

Khofifah juga memastikan bahwa dengan berseiring dengan pusat maka ia menegaskan eselon III dan IV ke bawah akan tetap mendapatkan THR nya.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak berkoordinasi sebelum melakukan konferensi pers, Selasa (14/4/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kabar yang ditunggu-tunggu Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya muncul.

Itu setelah Presiden Joko Widodo memutuskan bahwa hanya eselon III dan IV ke bawah yang mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), tidak halnya dengan eselon II dan I.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, pihaknya siap berseiring dengan kebijakan tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini tengah mengkaji untuk melakukan realokasi anggaran di APBD tahun 2020.

Sebab tentu saja dalam penyusunan APBD tahun lalu, anggaran THR bagi seluruh ASN dan pegawai Pemprov Jatim telah dianggarkan.

Adanya kebijakan ini akan ada pengalihfungsian anggaran untuk kepentingan yang lain untuk penanganan Covid-19 maupun yang lain. 

PPDB SMP Negeri di Kota Surabaya Mengkaji Teknis Pemakaian Rapor untuk Jalur Prestasi

Latihan Bersama Secara Online Jadi Obat Pelepas Rindu untuk Para Pemain Persebaya Surabaya

Pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), 70 Persen Jalur Prestasi dari Nilai Rapor

“Kami sudah langsung koordinasikan yang kemudian masalah ini ditangani oleh Sekda dan saat ini sedang dilakukan proses realokasi anggaran,” tegas Khofifah, Selasa (14/4/2020) malam.

Ia mengatakan realokasi anggaran itu akan digunakan refocusing untuk apa yang bisa dilakukan supaya bisa berseiring seluruh kebijakan yang dilakukan baik pusat maupun daerah dalam penanganan bencana non alam Covid-19.

Berapa anggaran yang akan direalokasikan dari batalnya pemberian THR pada eselon II dan I di lingkungan Pemprov Jatim dikatakan Khofifah saat ini angka tersebut sedang dihitung dan dimatangkan. 

“Jadi lebih baik tunggu karena sedang dibahas. Tapi bahwa yang pasti kita akan ikuti arahan presiden,” tegas Khofifah. 

Selain itu Khofifah juga memastikan bahwa dengan berseiring dengan pusat maka ia menegaskan eselon III dan IV ke bawah akan tetap mendapatkan THR nya. Anggaran THR untuk mereka tidak akan dikepras.

UPDATE CORONA di Sampang Rabu 15 April 2020, Jumlah ODR Capai 13.337 Orang & ODP Sebanyak 320 Orang

Tarif 600 PSK Layani Pria Hidung Belang via Prostitusi Online di Berbagai Kota Lebih dari Rp 10 Juta

Cara Cek Sebaran Virus Corona Secara Real Time via Radar Covid-19 Jawa Timur, Buka Link di Sini!

Tidak hanya untuk ASN, sejauh ini Khofifah juga mengatakan pihaknya terus mengkoordinasikan terkait pemberian THR bagi pegawai di kalangan formal dan juga pekerja pekerja pabrik. Ia aktif melakukan komunikasi dengan kalangan pengusaha agar pekerja tetap mendapatkan THR.

“Kita sudah ccicil koordinasi dengan sektor ketenagakerjaan yang jumlah pekerjanya signifikan. Ada yang mengkonfirmasi akan tetap ada THR. Dan ada juga yang masih kita cocokkan dengan ownernya perusahaan di Jatim untuk bisa memastikan mereka bisa tetap menyiagakan anggaran untuk THR,” tegasnya.

Begitu juga dengan tenaga kerja yang dirumahkan. Mantan Menteri Sosial ini mengupayakan agar mereka terap akan mendapatkan nominal gaji dari berapa persen gajinya. 

“Pola ini selalu kota update dan koordinasikan supaya bisa menjadi ruang harapan dan ketenangan warga Jatim,” pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved