Breaking News:

Surabaya Sidoarjo Gresik Terapkan PSBB

Menjelang PSBB, Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo Siapkan Aturan Pembatasan Angkutan Umum

Ojek online tetap boleh beroperasi tapi tidak boleh membawa penumpang, hanya melayani angkutan barang.

Penulis: M Taufik | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ilustrasi - Suasana sepinya penumpang angkutan umum Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Ronggosukowati Pamekasan, Madura, Senin (9/12/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Seiring rencana pemberlakukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) di Sidoarjo, Dinas Perhubungan (Dishub) juga sedang menyiapkan sejumlah aturan untuk membatasi angkutan umum.

Sementara ini, menurut Kepala Dishub Sidoarjo Bahrul Amig pihaknya bakal berpedoman kepada aturan dari pemerintah pusat.

“Sambil menungu Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati, terkait penerapan PSBB ini,” kata dia, Senin (20/4/2020).

Dicontohkan, untuk ojek online tetap boleh beroperasi tapi tidak boleh membawa penumpang, hanya melayani angkutan barang.

Waspadai Lonjakan Pemudik & Mahasiswa Baru yang Masuk ke Kota Malang, Pemkot Koordinasi dengan Dikti

Kota Malang Dapat Anjuran Karantina Wilayah dari Pemprov Jatim, Sutiaji: akan Kami Lakukan

Hadiri Pemakaman PDP Covid-19, Wali Kota Malang Sutiaji: Jangan Sampai Ada Penolakan Jenazah

Kemudian angkot dan mobil pribadi juga penumpangnya hanya boleh setengah.

“Pembatasannya demikian untuk sementara. Tapi kami masih terus melakukan pembahasan,” sambungnya.

Tentang penerapan pembatasan jalur dan sebagainya, Dishub juga akan berkordinasi dengan pihak kepolisian. Terkait jalur mana saja, dan teknis pembatasannya.

Yang jelas, Amig menegaskan bahwa PSBB itu adalah pembatasan dan bukan penutupan.

Jadi sejumlah aktivitas tetap dibolehkan berjalan, namun dengan pembatasan-pembatasan sebagainya aturan yang berlaku.

“Sambil melakukan beberapa pembahasan, kita juga menunggu Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati. Karena itu yang akan menjadi dasar kami melakukan kegiatan di lapangan,” ujar dia.

Temboro Magetan Jadi Klaster Penyebaran Virus Corona, Pemprov Jatim Kirimkan 1.000 Alat Rapid Test

Cara Belanja Sembako di Lumbung Pangan Jatim, Buka Websitenya di Sini, Gratis Ongkir Radius 20 Km

Meski 18 Kasus Positif Corona & 1 Orang Meninggal, Pemkab Malang Belum Percaya Diri, Tak Ajukan PSBB

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved